News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Curas di Sleman Dibekuk Polisi, Incar Perempuan sebagai Korban

Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) inisial PK (26) berhasil dibekuk oleh jajaran unit reskrim Polresta Sleman.
Kamis, 19 September 2024 - 17:29 WIB
Pelaku curas inisial PK (26) beserta barang bukti ditunjukkan oleh polisi saat rilis kasus di Polresta Sleman, Kamis (19/9/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) inisial PK (26) berhasil dibekuk oleh jajaran unit reskrim Polresta Sleman. Pria yang bekerja sebagai tukang ojek online (Ojol) ditangkap usai tiga kali beraksi dengan mengincar perempuan sebagai korbannya.

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan polisi yang diterima pada 8 dan 17 September lalu. Hasil pengembangan, yang bersangkutan juga pernah melakukan curas di Jalan Palagan pada 16 September.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menghubungi korban. Dalam aksinya, pelaku selalu mengintai kaum perempuan dan beraksi dini hari. 

"Pelaku hanya mengintai korban seorang perempuan. Menurut pengakuan pelaku, perempuan akan sulit melakukan perlawanan. Aksi yang dilakukan pasti di atas pukul 24.00-04.00 WIB," ungkap Adrian saat rilis kasus di Polresta Sleman, Kamis (19/9/2024).

Dijelaskannya, modus yang digunakan seperti di lokasi Selokan Mataram sekira pukul 03.00 WIB, pelaku mendekati korban yang sedang menaiki sepeda motor.

Ketika di wilayah sepi, pelaku memepet korban dan menarik tasnya hingga terlepas dari pemiliknya lalu kabur. Selanjutnya, tidak jauh dari lokasi, si pelaku baru mengeluarkan isi dari dalam tas tersebut. 

Ketika tiba-tiba ada kendaraan yang lewat, pelaku cepat-cepat meninggalkan tas lalu kabur lagi mencari tempat yang sepi. Di lokasi pemberhentian kedua inilah, pelaku baru memisahkan isi dompet mulai dari ATM BCA, Cimb Niaga, KTP dan handphone.

"KTP itu menjadi dasar untuk menguras isi ATM yang diambil. Karena sampai Godean, pelaku berhenti di salah satu mesin atm lalu mencoba memasukkan kartu atm tersebut. Pas memasukkan kartu BCA, dia coba-coba berdasarkan tanggal, bulan dan tahun lahir. Alhasil, pelaku bisa melakukan pengecekan isi saldo," terang Adrian. 

Diketahui, saldo di ATM BCA sebesar Rp 1.426.000 dan dikuras oleh pelaku Rp 1,4 juta. Pelaku juga mengambil uang tunai Rp 70 ribu dari dompet dan handphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, polisi berhasil menangkap pelaku pada  17 September lalu beserta barang bukti.

Kepada wartawan, tersangka PK mengakui perbuatannya. Adapun, barang berharga milik korban diambilnya dengan tangan kosong. Ia terpaksa melakukan tindak pidana kriminal karena terjerat hutang di pegadaian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Keluarga YTR menolak keras permintaan maaf dari Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya di Bandung selama 3 tahun.
Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun mesin partai yang kuat hingga tingkat desa sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 15,5% atau setara sekitar 2 juta ton CO2 ekuivale

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT