News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Temukan 5 Daycare di Indonesia Bermasalah dalam 3 Tahun Terakhir, Terparah di Yogyakarta

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan setidaknya ada lima kasus daycare bermasalah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kasus terparah terjadi di wilayah Yogyakarta. 
Senin, 27 April 2026 - 22:34 WIB
Anggota KPAI, Diyah Puspitarini.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan setidaknya ada lima kasus daycare bermasalah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kasus terparah terjadi di wilayah Yogyakarta. 

Anggota KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan bahwa kelima daycare bermasalah tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Depok (Jawa Barat), Pekanbaru, Tebet (Jakarta Timur), Jakarta Selatan dan Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari kasus yang ditangani KPAI, jumlah korban di Kota Yogyakarta yang paling banyak," tuturnya saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data dari Polresta Yogyakarta, total ada 103 anak yang dititipkan di daycare Little Aresha, wilayah Sorosutan, Umbulharjo. Dari jumlah tersebut, 53 anak di antaranya jadi korban kekerasan baik fisik maupun verbal 

Diyah menuturkan bahwa kasus daycare bermasalah yang sebelumnya hingga saat ini ditangani, rata-rata perizinannya belum ada. KPAI pun menemukan adanya indikasi kekerasan terjadi secara sistematis dan terstruktur.

"Karena dilakukan oleh lebih dari 3-4 orang atau bahkan 10 orang," ucapnya.

Atas peristiwa ini, KPAI berharap sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak pasal 59 a bahwa proses hukum harus cepat. Kemudian, anak-anak korban juga harus mendapatkan pendampingan psikososial dengan cepat. 

"Total 103 anak yang dititipkan, semuanya juga harus mendapatkan pendampingan psikososial," ujar Diyah. 

Nantinya, pendampingan psikologis juga menyasar para orang tua korban. Sebab, mereka juga mengalami gangguan psikologis lantaran stres atau syok ditambah mereka ada yang bertempat tinggal di sekitar lokasi. 

Selain pendampingan psikologis, anak korban juga harus mendapatkan bantuan sosial dan perlindungan hukum.

Diyah menyebut, insiden kekerasan anak di daycare Little Aresha Yogyakarta bisa menjadi pelajaran bagi orang tua di seluruh Indonesia agar lebih mawas diri dalam memilih tempat penitipan anak. 

Ke depan, ia mengharapkan seluruh daycare di Indonesia memiliki izin operasional sebagai bentuk perlindungan untuk anak Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi yang sama, Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menaruh perhatian serius terhadap kondisi tumbuh kembang korban dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha. 

Pemkot Yogyakarta disebut mengerahkan ahli lintas disiplin mulai dari ahli psikologi anak, tumbuh kembang anak, gizi hingga parenting. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Telah terjadi kecelakaan maut kereta api yang melibatkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, pada Senin malam (27/4/2026)
Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, melontarkan pernyataan tegas jelang duel panas kontra Bayern Munich di semifinal Liga Champions UEFA.
Kado Ulang Tahun Terindah untuk Calvin Verdonk Dirayakan Lille

Kado Ulang Tahun Terindah untuk Calvin Verdonk Dirayakan Lille

Kemenangan dramatis diraih LOSC Lille saat bertandang ke markas Paris FC pada pekan ke-31 Ligue 1 2025/2026. Bagi bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk hasil pert
Sufmi Dasco Ungkap Kendala Evakuasi di Stasiun Bekasi Timur: Tiga Tewas dan Ada Penumpang Terjepit

Sufmi Dasco Ungkap Kendala Evakuasi di Stasiun Bekasi Timur: Tiga Tewas dan Ada Penumpang Terjepit

​​​​​​​Sufmi Dasco ungkap kendala evakuasi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi. Tiga korban tewas, penumpang terjepit, proses evakuasi masih berlangsung.

Trending

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT