News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Naik, Pelaku UMKM di Pati Menjerit

Pemerintah mulai tanggal 25 Desember 2021 menaikkan harga gas elpiji non subsdi. Hal ini menuai keberatan dari pelaku UMKM dan pedagang di Pati, Jawa Tengah
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:04 WIB
Stok tabung gas elpiji non subsidi di sebuah gudang agen gas LPG di Pati Jawa Tengah, Kamis (30/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Pemerintah mulai tanggal 25 Desember 2021 secara resmi menaikkan harga gas elpiji non subsdi. Untuk gas elpiji 12 kilogram naik sekitar Rp25.500 per tabung, menjadi Rp163.500 per tabung. Sementara gas elpiji 5,5 kilogram naik Rp11.000 menjadi Rp76.000 per tabung.

Kebijakan tersebut menuai beragam keluhan dan keberatan dari para ibu rumah tangga, pelaku UMKM dan pedagang makanan kaki lima di Pati, Jawa Tengah. Mereka menilai naiknya harga gas elpiji non subsidi tersebut akan menambah pengeluaran untuk kebutuhan sehari hari dan mengurangi keuntungan usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pemakai gas elpiji non subsidi, Muryati, mengatakan keberatan dengan kenaikan harga gas elpiji non subsidi yang mencapai di atas Rp10 ribu. Ibu rumah tangga dan pelaku UMKM ini mengeluh
naiknya harga gas elpiji non subsidi disaat kondisi ekonomi Indonesia belum stabil bisa memukul perekonomian warga dan pelaku UMKM yang belum sepenuhnya pulih setelah dihantam Pandemi Covid-19.

“Jelas memberatkan ya mas, khususnya untuk pengusaha rumahan seperti produksi yang menggunakan gas elpiji karena kenaikannya banyak sekali tidak hanya lima ribu atau tujuh ribu, tapi ini mencapai sepuluh ribu lebih,” keluh Muryati, kamis (30/12/2021).

“Harapannya kalau bisa, naik ya tidak apa apa, cuma jangan terlalu banyak lah, katakanlah dibawah lima ribu rupiah itu khan masih wajar,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang penjual soto kemiri, Adi Astuti, mengaku dalam sebulan untuk keperluan memasak dirinya bisa menghabiskan belasan tabung gas elpiji. Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan setiap hari saja saat ini sudah susah, apalagi jika gas elpiji dinaikkan, tentu akan memberatkan masyarakat, pelaku UMKM dan para pedagang makanan kaki lima. Dengan naiknya harga gas elpiji non subsidi ini akan menambah biaya modal berjualan dan keuntungan yang
didapat akan berkurang.

“Saya tidak setuju kalau harga gas harus naik, karena itu sangat memberatkan kami warga kecil. Tolong pemerintah untuk memikirkan lagi. Karena tiap hari kita butuh gas untuk memasak, apalagi saya penjual
makanan yang harus setiap hari menggunakan gas elpiji. Kalo dinaikkan sangat memberatkan kami,” ujar Adi Astuti.

Dengan kenaikan harga gas elpiji non subsidi, diperkirakan masyarakat akan berpindah ke gas elpiji subsidi 3 kilogram. Kondisi ini rawan terjadi kelangkaan gas lpg 3 kilogram di pasaran karena tingginya
permintaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

Pemerintah menutup rapat celah penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan setiap hari Jumat dalam sepekan.
Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Klub-klub Super League diklaim tengah bersaing untuk mendatangkan pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov setelah kalahkan Timnas Indonesia di final FIFA Series.
Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi lakukan sidak di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tampak kotor dan rusak parah. KDM kecewa lantaran tak ada inisitif dari Kepala Sekolah.
Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Sebuah mobil jenis Innova Reborn mengalami rusak parah usai tertemper commuterline (KRL) di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor
Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Bung Harpa ingatkan agar bersiap-siap dengan kabar buruk yang akan menimpa Timnas Indonesia gara-gara masalah pemain diaspora di Liga Belanda, ada masalah apa?
Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI membuka fakta baru terkait Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk terkait kasus korupsi yang menyeret videografer Amsal Sitepu.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT