GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Chandra Asri Caplok Aset Shell di Singapura, Prajogo Pangestu Makin Perkasa di Industri Petrokimia!

PT Chandra Asri Pacific caplok aset Shell di Singapura, perkuat industri petrokimia RI, kurangi impor, ciptakan lapangan kerja, dan dorong daya saing global!
Rabu, 2 April 2025 - 13:29 WIB
Tak Hanya Pertamina, Shell hingga Vivo Juga Tambahkan Bahan Aditif BBM, Mars Ega: Agar Ada Benefitnya
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.comIndustri petrokimia Indonesia makin unjuk gigi di kancah internasional! PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) bersama raksasa komoditas global Glencore resmi menyelesaikan akuisisi aset milik Shell Singapore Pte. Ltd. (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP) Singapura

Kini, fasilitas tersebut berganti nama menjadi Aster Energy and Chemicals Park. Langkah akuisisi ini dilakukan melalui CAPGC Pte. Ltd., perusahaan patungan antara Chandra Asri Capital Pte. Ltd., anak usaha Chandra Asri Group, dan Glencore Asian Holdings Pte. Ltd. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rampungnya transaksi ini, Chandra Asri semakin mengokohkan posisi strategisnya di sektor energi dan petrokimia regional.

Fasilitas Petrokimia Kelas Dunia

Aster Energy and Chemicals Park mencakup fasilitas andal, seperti kilang dengan kapasitas pemrosesan 237.000 barel minyak mentah per hari, Ethylene Cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta aset kimia hilir di Pulau Jurong. 

Fasilitas ini tetap beroperasi di bawah kendali Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd., dengan seluruh karyawan tetap dipertahankan.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menegaskan bahwa akuisisi ini merupakan langkah besar dalam memperkuat ketahanan energi nasional. 

“Dengan mengintegrasikan Aster ke dalam jaringan kami, Indonesia memiliki sumber daya vital yang lebih stabil. Ini adalah bagian dari strategi besar kami untuk memastikan ketahanan energi serta daya saing industri kimia nasional,” ungkapnya dalam pernyataan resmi. 

Kurangi Impor, Perkuat Kemandirian

Akuisisi ini tidak hanya memperbesar skala bisnis Chandra Asri Group, tetapi juga menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor produk kimia. 

Dengan mengandalkan fasilitas canggih di Aster, perusahaan milik Prajogo Pangestu itu sekarang bisa memasok produk minyak bumi serta petrokimia penting seperti MEG, Polyols, Ethylene, Propylene, dan berbagai monomer secara lebih mandiri.

Tak hanya itu, sinergi antara Indonesia dan Singapura bakal semakin optimal. Rantai pasok, dari pengadaan bahan baku seperti Naphta hingga perdagangan silang produk kilang dan petrokimia, akan semakin lancar. Ini memberikan keuntungan strategis bagi kedua negara dan meningkatkan efisiensi pasokan.

Dampak Ekonomi: Lebih Banyak Lapangan Kerja!

Dampak dari langkah strategis ini tak hanya terasa di industri, tetapi juga dalam penciptaan lapangan kerja. Setidaknya 200 pekerjaan baru akan tersedia di Indonesia untuk mengelola operasi backend Aster. Selain itu, keuntungan yang dihasilkan dari Aster akan direpatriasi dan diinvestasikan kembali ke dalam ekonomi Indonesia.

Managing Director Glencore Singapore, Quek Chin Thean, menegaskan bahwa akuisisi ini sejalan dengan strategi Glencore dalam memperluas kehadiran di pasar utama dan mendorong inovasi serta keberlanjutan. 

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri petrokimia dengan cara yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Indonesia Makin Berdaya Saing di Kancah Global

Ekspansi ini juga menjadi sinyal bahwa industri petrokimia Indonesia lewat perusahaan milk Prajogo Pangestu itu, semakin berdaya saing di tingkat global. Dengan kolaborasi antara Chandra Asri dan Glencore, transfer teknologi dan pertukaran pengetahuan akan semakin menguat. 

Ini akan mendorong efisiensi ekonomi dan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok petrokimia di kawasan ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah perusahaan milk Prajogo Pangestu ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan bagian dari upaya membangun ketahanan energi nasional, memperkuat industri kimia domestik, dan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan. 

Dengan strategi yang semakin agresif dan inovatif, Indonesia siap melangkah lebih jauh di panggung industri global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT