GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Tebu Bisa Tebus Pupuk ZA Bersubsidi Mulai September 2025, Segini Harga Eceran Tertingginya

Mentan Amran menegaskan bahwa pemberian akses pupuk ZA subsidi bagi petani tebu merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional.
Kamis, 18 September 2025 - 17:07 WIB
Petani tebu bisa tebus Pupuk ZA bersubsidi per September 2025.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) membuka kembali akses pupuk ZA subsidi bagi petani tebu rakyat.

Skema penebusan pupuk ZA tetap sesuai regulasi yang berlaku, yaitu diajukan melalui sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemberian akses pupuk ZA subsidi bagi petani tebu merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional.

Hal ini juga merupakan upaya mengurangi beban biaya produksi yang selama ini menjadi keluhan utama petani.

“Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendukung petani, terutama di sentra-sentra produksi pangan. Dengan akses pupuk ZA subsidi, kita harapkan produktivitas tebu meningkat dan target swasembada gula nasional bisa tercapai lebih cepat. Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, dari petani,” kata Mentan Amran dalam keterangannya pada Kamis (18/9/2025).

Sebagai informasi, pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi sepuluh komoditas strategis yang terdaftar dalam sistem e-RDKK, yaitu padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kakao, kopi, tebu, dan ubi kayu.

Komoditas-komoditas tersebut dipandang memiliki peran strategis, merupakan sumber pangan pokok, dan berdampak pada inflasi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menjelaskan bahwa terhitung sejak 9 September 2025, petani tebu sudah dapat menebus pupuk ZA bersubsidi.

Kebijakan ini resmi dituangkan dalam Kepmentan Nomor 800 Tahun 2025 tentang Penetapan Alokasi Pupuk Bersubsidi. 

”Petani tebu saat ini sudah bisa menebus pupuk ZA dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp1.700 per kilogram\m” jelas Andi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andi mengungkapkan bahwa urgensi pemberian pupuk ZA subsidi tidak terlepas dari peranan pentingnya dalam pemupukan tebu. Pupuk ZA dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman tebu rakyat secara optimal. 

Kandungan sulfur (S) yang ada pada ZA dapat meningkatkan produksi dan rendemen gula pada tebu. Kombinasi penggunaan ZA dengan NPK, sebagaimana tercantum dalam e-RDKK, menjadi rekomendasi teknis pemupukan yang efektif guna meningkatkan produktivitas dan menjaga kesinambungan produksi tebu nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

Salah satu pelapor dalam koalisi tersebut adalah mantan Komisioner KPU RI, Hadar Nafis Gumay. Selain Hadar, laporan juga melibatkan sejumlah aktivis dan peneliti dari organisasi masyarakat sipil.
Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi perhatian besar. Mulai dari pesan Vanja Bukilic, peringatan media Korea dan prediksi line up.
Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

AC Milan mulai bergerak cepat menyusun kekuatan untuk menghadapi musim depan meski situasi internal klub belum stabil. Rossoneri tetap aktif di bursa transfer.
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Timnas Indonesia tampaknya belum kehabisan talenta diaspora potensial dari Brasil. Selain Welber Jardim, ternyata masih ada dua pemain lain di Negeri Samba.
Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT