News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakai Baju Hijau, Resbob Minta Maaf dan Menyesali Perbuatannya, Ketua Paguyuban Sunda: Selamat Makan Cadong!

Youtuber Muhammad Adimas Firdaus atau Resbob berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan penggemar Persib Bandung, Viking
Kamis, 18 Desember 2025 - 04:08 WIB
Resbob mengaku menyesal dan minta maaf
Sumber :
  • Tiktok @tommysubagja001

tvOnenews.com - Seorang Youtuber bernama Muhammad Adimas Firdaus atau Resbob berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan penggemar Persib Bandung, Viking.

Dalam keterangannya pada Konferensi Pers Rabu, (17/12/2025), Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan Resbob ditetapkan sebagai tersangka setelah terkumpulnya alat bukti dan dilakukan gelar perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berbekal beberapa alat bukti yang cukup membuat kita melakukan upaya penangkapan. Selanjutnya kami melakukan gelar perkara. Dengan menerima masukan dari penyidik, secara resmi kami tetapkan tersangka,” ungkap Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan pada konferensi pers, Rabu (17/12/2025).

Konferensi pers kasus Resbob di Mapolda Jabar Kota Bandung Rabu (17/12/ 2025) sore.
Konferensi pers kasus Resbob di Mapolda Jabar Kota Bandung Rabu (17/12/ 2025) sore.
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Setelah dilakukan konferensi pers, salah satu perwakilan paguyuban Sunda yaitu Ketua Umum DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia, Tommy Subagja mengunggah momen Resbob meminta maaf kepada masyarakat Sunda.

Momen tersebut diunggah pada akun Tiktok miliknya, @tommysubagja001 hingga viral dan menjadi perhatian publik.

Dalam tayangan tersebut, Resbob menyatakan bahwa dirinya menyesal atas perkataan serta perbuatannya yang dinilai menyinggung warga Sunda serta Viking.

“Buat warga Jawa Barat, khususnya suku Sunda. Semua paguyuban-paguyuban, Viking. Pokoknya semua masyarakat Sunda saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Resbob dalam tayangan video di akun TikTok, @tommysubagja001.

“Tolong maafin saya, saya menyesal atas perbuatan saya. Saya menyesal, maafin saya,” sambungnya.

Setelah Resbob meminta maaf, Tommy menjawabnya dengan sinis berupa ucapan selamat.

“Selamat kamu ya, kamu nanti makan Cadong,” ujar Tommy.

Selain itu, Tommy juga menuliskan keterangan dalam unggahan videonya.

“Selamat Tahun Baru. Selamat Makan Cadong, dan Podol Apu. Permintaan maaf diterima, proses hukum berjalan,” tulis Tommy.

Sebelumnya, Resbob telah membuat pernyataan yang dinilai menyinggung suku Sunda dan Viking dengan kata-kata kasar.

Setelah melalui pengejaran polisi, akhirnya Resbob berhasil ditangkap di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan Viking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kasus ini, Resbob akan dikenakan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Kolaborasi dalam pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada pertemuan atau kesepakatan di atas kertas. Kemitraan lintas sektor perlu diwujudkan melalui pening
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Arema FC memecat Marcos Santos usai lima laga tanpa kemenangan dan kalah 1-5 dari Persija Jakarta. Manajemen mengungkap alasan lain di balik keputusan tersebut.
Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Kejadian tersebut terjadi pada 15 Oktober 2026 sekitar pukul 23.37 WIB, dimana pintu rumah lupa dikunci, sementara semua orang di rumah tersebut sudah tertidur.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Ruben Onsu menanggapi polemik foto tak senonoh yang diduga mirip dirinya lewat unggahan Instagram. Ia menyinggung cerita bohong, tuduhan, dan framing.
Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Arema FC secara resmi mengambil langkah dengan memecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan. Keputusan ini diambil setelah kekalahan telak 1-5 dari Persija.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT