Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja
- tvOnenews.com Edit / YouTube MPRGOID
tvOnenews.com - Publik tak henti-hentinya memberikan perhatian terhadap polemik penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkap Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI.
Ajang Nasional yang bertajuk Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini digelar pada Sabtu (9/5/2026).
Momen penilaian dewan juri terhadap jawaban dari salah satu siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra dinilai tidak adil.
Hal ini menimbulkan berbagai reaksi publik hingga membuat kegaduhan di media sosial.
Dalam peristiwa ini, publik juga menyudutkan MC dalam acara tersebut lantaran pernyataannya yang dinilai memperkeruh keadaan.
Menanggapi ramainya hujatan netizen, MC yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat Kalbar
Berbagai tudingan netizen mengalir deras pada akun media sosialnya, Shindy kemudian mencurahkan isi hatinya setelah kejadian ini.
Shindy Lutfiana mengatakan bahwa dirinya telah membaca reaksi netizen yang sebagian besar berisi sumpah serapah yang diberikan kepadanya.
Bahkan, ia mengaku kehilangan pekerjaan setelah viralnya video perlombaan tersebut.
“Dan sampai akhirnya memang benar-benar semua harapan dan tuntutan netizen terwujud, aku hilang pekerjaan. Aku bisa menerima itu semua dengan tabah, sabar, ini memang resiko yang harus aku terima atas kesalahanku,” tulis Shindy Lutfiana pada akun TikTok @sinarbicara_by.shindy.mc.
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID/ Instagram @shindy_mcwedding
Namun, dirinya merasa sakit hati saat melihat rekan sejawatnya justru memanfaatkan momen ini untuk ikut memberikan tudingan terhadapnya.
“Tidak ada yang lebih menyakitkan dalam kejadian ini, ketika aku melihat dari teman-teman sejawat seprofesiku memanfaatkan momen ‘jatuhnya aku sekarang’ untuk menghakimiku bahkan merayakannya,” ujarnya.
Setelah dirinya mencurahkan isi hatinya, netizen terus membanjiri kolom komentar pada akun media sosialnya dengan perkataan satir.
“Hujatan apa kak? Mungkin perasaan kakak saja,” tulis salah satu netizen.
“Kak jangan kena mental sama komen netizen yah, mereka sudah sangat kompeten dalam berkomentar, jadi kalau kakak sedih baca komennya ‘mungkin itu cuma perasaan kakak saja’,” sindir seorang netizen.
“‘Mohon diterima adik-adik keputusan dewan juri’ nah sekarang aku ubah kata-katanya ‘mohon diterima kakak keputusan netizen’ mungkin itu cuma perasaan kakak saja,” kata netizen bernada satir.
Setelah viralnya potongan video saat Lomba Cerdas Cermat tersebut, MPR RI mengambil langkah tegas untuk menonaktifkan dewan juri dan MC dalam acara tersebut.
Kini MPR menyatakan akan mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
(kmr)
Load more