Warga Malut Wajib Bangga, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Rp6 Miliar
- Kolase
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang "Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 - Regional Nusa Tenggara dan Maluku," yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).
Tentunya penghargaan ini bisa menjadi bukti kinerja baik yang ditunjukkan oleh Sherly Tjoanda selama memimpin Malut.
Selain itu, penghargaan ini juga dapat menjadi penyemangat bagi Maluku Utara untuk terus berkembang.
Penganugrahan pemerintah daerah berprestasi ini diadakan di Senggigi, Lombok, pada 19 Mei 2026 untuk regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Gubernur Sherly Tjoanda berhasil meraih penghargaan dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting terbaik di tingkat provinsi untuk regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Penilaian dalam kategori ini berdasarkan pada komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan serta percepatan penurunan stunting secara terpadu.
Aspek penilaiannya di antaranya konvergensi program, capaian layanan, dan efektivitas intervensi hingga tingkat desa.
Tidak hanya itu, laju penurunan stunting dan kemiskinan juga dinilai sebagai hasil nyata.
Inovasi daerah juga menjadi nilai tambah dalam kategori ini.
"Dan yang terakhir untuk tingkat provinsi, selamat kepada Provinsi Maluku Utara," kata pembawa acara saat mengumumkan Gubernur Sherly Tjoanda sebagai pemenang, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Garuda TV.
"Kepada Gubernur Maluku Utara, kami persilakan untuk naik ke atas panggung," lanjutnya.
![]()
Sherly Tjoanda dengan penuh senyum melangkah ke atas panggung untuk menerima piala serta hadiah yang diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.
Sebagai pemenang tingkat provinsi, Maluku Utara berhak mendapatkan apresiasi pemerintah daerah dari Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp3 miliar.
Sherly Tjoanda sendiri memang sangat memperhatikan kondisi daerahnya, terutama di bidang kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.
Bahkan Gubernur Sherly Tjoanda tidak segan-segan untuk rutin turun ke masyarakat agar dapat melihat keadaan yang sesungguhnya dan mencari jalan keluar dari masalah yang ada.
Bukan hanya anak-anak di daerah perkotaan yang diperhatikan oleh Sherly Tjoanda, tetapi juga masyarakat suku pedalaman juga dijamin gizinya agar tidak stunting.
Di masa kepemimpinannya yang belum lama ini menginjak 1 tahun sebagai Gubernur Malut, Sherly Tjoanda langsung menunjukkan prestasinya dalam pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.
Bukan sembarang klaim, tetapi sudah diapresiasi langsung oleh Kementerian Dalam Negeri.
Hebatnya lagi, yang mendapatkan penghargaan dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di tingkat kabupaten/kota semuanya diraih oleh daerah dari Maluku Utara, yaitu Kabupaten Pulau Morotai sebagai terbaik pertama, Kabupaten Halmahera Utara sebagai terbaik kedua, Kabupaten Halmahera Tengah sebagai terbaik ketiga, dan Kota Ternate sebagai yang terbaik pertama di tingkat kota.
Ini juga membuktikan bahwa seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara kompak di bawah arahan Sherly Tjoanda dalam menangani masalah kemiskinan dan stunting.
Ternyata bukan hanya satu penghargaan yang diraih oleh Sherly Tjoanda malam itu.
Gubernur Maluku Utara tersebut juga berhasil meraih penghargaan dalam kategori penurunan tingkat pengangguran terbaik di tingkat provinsi.
Piala dan hadiah Rp3 miliar diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago.
Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa uang hadiah apresiasi ini merupakan tambahan fiskal ke APBD yang bisa digunakan oleh kepala daerah untuk pos anggaran manapun.
(far)
Load more