Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi atau KDM, Gubernur Jabar memberikan pujian terhadap kecantikan salah seorang wanita dari Jayapura yang menghampirinya saat kunjungan ke Papua.
Momen itu terjadi ketika Dedi Mulyadi selesai menghadiri agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (29/5/2026) kemarin.
Bersama lima Bupati dan satu wali kota yang sama-sama dari Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri sebuah konferensi yang diadakan di Kota Jayapura, Papua, tadi siang.
KDM juga ikut bicara dalam konferensi bertemakan “Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains: Analisis Komprehensif atas Wacana, Aktor, dan Masa Depan Pembangunan Papua dalam Kerangka Kearifan Lokal” tersebut.
Selain tentang alam Papua, Dedi Mulyadi juga lantang menyuarakan isu kemasyarakatan di Papua hingga penguatan pembangunan ekonomi dan sosial di sana.
Namun, ada cerita menarik yang terjadi setelah Dedi Mulyadi dan rombongan bergegas meninggalkan bandara Jayapura menuju lokasi konferensi.
Yakni bertemu dengan wanita Papua yang kecantikannya sampai membuat Dedi Mulyadi terkagum-kagum bahkan memberikan traktiran sarapan untuk sang perempuan.
Dedi Mulyadi Puji Kecantikan Wanita Papua
Sembari membuka jendela mobilnya, KDM berinteraksi dengan seorang wanita Jayapura bernama Mariella yang kemungkinan bekerja sebagai petugas parkir bandara.
“Siapa kakak namanya?,“ tanya Dedi Mulyadi
“Mariella,“ jawab wanita Papua itu.
Dengan senyum lebar, Dedi Mulyadi mengatakan jika paras wanita Papua yang mengaku telah memiliki suami dan anak tersebut sangatlah cantik.
“Cantik sekali,“ puji gubernur Jawa Barat.
“Orang Jayapura asli ini bapak dari enggros,” ucap wanita itu menegaskan tempat asalnya.
“Bahagia, punya senyum manis sekali orang Papua,“ kata Dedi Mulyadi lagi.
Dedi Mulyadi Traktir Makan Wanita Papua
- youtube
Dalam percakapan hangat tersebut, Dedi Mulyadi juga menanyakan apa yang biasa dikonsumsi oleh Mariella dan rekan-rekannya saat sarapan di tempat bekerja.
“Di sini makan pagi sama apa?,“ tanya Dedi Mulyadi.
“Di sini? Biasa makan (penjualnya) datang ke pos,“ jawab Mariella.
“Biasa beli apa (untuk sarapan)?,“ tanya KDM lagi.
“Biasa nasi kuning,“ paparnya.
Dedi Mulyadi terkejut karena selain mengonsumsi sagu atau papeda khas sana, masyarakat Papua juga telah memakan nasi untuk makanan sehari-harinya.
“Oh udah makan nasi kaka? Gak makan ini apa namanya sagu?,“ ungkap Dedi Mulyadi.
“Kalo papeda di rumah,“ jelas wanita Papua itu.
Setelah menanyakan berapa nominal yang biasa dikeluarkan untuk sekali sarapan, Dedi Mulyadi memberikan sejumlah uang untuk dibelikan kepada Mariella dan rekannya.
“Kalo di sini makan nasi? Berapa biasanya satu bungkus nasi?,“ tanya Dedi Mulyadi penasaran.
“10 ribu biasanya di depan,” tegasnya.
“10 ribu? Beli 30 bungkus buat makan teman-teman,“ ujar KDM disambut senyum wanita Papua tersebut.
(han)
Load more