News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Banyak yang Terseret, Rumah Hijau Justru Selamat dari Banjir Bandang di Nepal Viral

Sebuah rumah hijau viral di media sosial lantaran masih mampu tetap berdiri kokoh di tengah terjangan banjir bandang super dahsyat yang berada di wilayah Nepal.
Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB
Rumah hijau dan keluarga yang viral selamat dari terjangan banjir bandang di Nepal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah rumah berwarna hijau di Nepal viral di media sosial. Perhatian publik tak lepas bangunan tersebut tetap berdiri kokoh saat banjir bandang.

Banjir bandang di Nepal sendiri tidak juga membawa aliran air, material lumpur, batu besar hingga pohon tumbang mengawasan kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, sejumlah bangunan di sekitar rumah hijau itu roboh. Sementara, bangunan tersebut tetap berdiri saat banjir bandang menghantam di kawasan sekitarnya.

Tak hanya itu, keluarga dalam rumah tersebut juga berhasil selamat. Hal ini membuat publik terkejut lantaran rumah berwarna hijau selamat.

"Rumah Hijau yang berhasil bertahan meski menghadapi segala rintangan. Bahkan amukan alam yang dahsyat, yang menghancurkan segala sesuatu di jalannya, tak mampu menggoyahkan fondasinya," tulis akun X @Deb_livnletliv dikutip, Selasa (1/9/2026).

Dalam sebuah video viral, keluarga itu terlihat bertahan di balkon rumah. Situasi yang terjadi saat di tengah ketegangan aliran deras yang sewaktu-waktu mengepung di daerah sekitarnya.

Bangunan rumah yang bertahan itu membuat publik heboh. Tak sedikit warganet berdebat terutama mengenai bangunan mampu bertahan dari tekanan lateral dari air ratus banjir.

Dikutip dari NDTV, Kondisi rumah bertahan kokoh dari banjir mengundang reaksi dari akun Melalui unggahan X Architecture Presentation.

Menurut penjelasan akun itu, Tak sedikit rumah di lembah Himalaya dibangun untuk dipasangkan batu tanpa menggunakan rangka beton bertulang.

Pada umumnya desain rumah seperti itu bisa memberikan tahanan beban vertikal. Saat dari samping, itu umumnya mampu menahan beban vertikal.

Akan tetapi, struktur itu justru lebih mudah runtuh atau retak ke arah dalam. Hal itu terjadi saat menerima tekanan dari samping.

"Rangka beton bertulang yang disambung secara berkesinambungan mengikat kolom, balok, dan pondasi menjadi satu rangka yang kokoh," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai faktor ketidakberuntungan ikut memengaruhi hasil pertandingan tersebut.
Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas pengakuan di tingkat internasional tersebut. 
Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

ASIOP memastikan tempat di final Piala Soeratin 2026 kategori U-13 setelah mengalahkan Papua Football Academy (PFA) dengan skor mencolok 3-0.
Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Aki mobil menjadi salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT