News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ladies Harus Tau! Bagaimana Hukum Mahar atau Maskawin dalam Islam, Jangan Sampai Memberatkan Calon Suami

Mahar adalah salah satu syarat wajib bagi mempelai pria untuk menikahi wanita idamannya. Mahar bisa dalam bentuk perhiasan, kendaraan, uang tunai, dan atau jasa
Jumat, 17 Maret 2023 - 19:26 WIB
Ladies Harus Tau! Bagaimana Hukum Mahar atau Maskawin dalam Islam, Jangan Sampai Memberatkan Calon SuamiLadies Harus Tau! Bagaimana Hukum Mahar atau Maskawin dalam Islam, Jangan Sampai Memberatkan Calon Suami
Sumber :
  • pixabay.com

tvOnenews.com - Salah satu hal yang perlu dipersiapkan sebelum menikah adalah mahar.

Calon suami biasanya akan memberikan mahar sebagai salah satu syarat wajib menikahi wanita idaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umumnya mahar diberikan dalam bentuk yang berbeda, sesuai dengan selera dan kemampuan masing-masing calon mempelai.

Emas dan uang tunai adalah salah satu mahar yang paling umum diberikan kepada mempelai wanita.

Dilansir dari laman UII dari Kajian pranikah yang disampaikan oleh Ustadz Rosyid Abu Rosyidah, M.Ag., bahwa istilah mahar dalam Arab adalah alshidaq.

Ladies Harus Tau! Bagaimana Hukum Mahar atau Maskawin dalam Islam, Jangan Sampai Memberatkan Calon Suami. Source: pixabay.com

Mahar adalah sebuah pemberian dari mempelai pria kepada mempelai wanita sebagai bukti kejujuran bahwa ia ingin menikahinya serta bukti perlakuan baiknya kepada calon istri.

Oleh karena itu, secara bahasa, mahar sendiri memiliki arti jujur. Mahar juga menjadi salah satu kewajiban pertama calon suami kepada istri, yang bukan merupakan hadiah atau seserahan.

Dalil atau hukum mahar dalam Islam juga dijelaskan dalam firman Allah, Q.S An-Nisa ayat 4:

وَاٰ تُوا النِّسَآءَ صَدُقٰتِهِنَّ نِحۡلَةً‌ ؕ فَاِنۡ طِبۡنَ لَـكُمۡ عَنۡ شَىۡءٍ مِّنۡهُ نَفۡسًا فَكُلُوۡهُ هَنِيۡٓــًٔـا مَّرِیۡٓـــٴًﺎ

Artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.”

Hukum soal mahar pernikahan juga di atur dalam Q.S An-Nisa ayat 24:

 وَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ النِّسَاۤءِ اِلَّا مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۚ كِتٰبَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ ۚ وَاُحِلَّ لَكُمْ مَّا وَرَاۤءَ ذٰلِكُمْ اَنْ تَبْتَغُوْا بِاَمْوَالِكُمْ مُّحْصِنِيْنَ غَيْرَ مُسٰفِحِيْنَ ۗ فَمَا اسْتَمْتَعْتُمْ بِهٖ مِنْهُنَّ فَاٰتُوْهُنَّ اُجُوْرَهُنَّ فَرِيْضَةً ۗوَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيْمَا تَرَاضَيْتُمْ بِهٖ مِنْۢ بَعْدِ الْفَرِيْضَةِۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا حَكِيْمًا

Artinya: Dan (diharamkan juga kamu menikahi) perempuan yang bersuami, kecuali hamba sahaya perempuan (tawanan perang) yang kamu miliki sebagai ketetapan Allah atas kamu. Dan dihalalkan bagimu selain (perempuan-perempuan) yang demikian itu jika kamu berusaha dengan hartamu untuk menikahinya bukan untuk berzina. Maka karena kenikmatan yang telah kamu dapatkan dari mereka, berikanlah maskawinnya kepada mereka sebagai suatu kewajiban. Tetapi tidak mengapa jika ternyata di antara kamu telah saling merelakannya, setelah ditetapkan. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.

Hukum mahar pernikahan juga dijelaskan dalam salah satu hadits riwayat Imam al-Bukhari dari Sahl bin Sa’ad as-Sa’idi ra, Rasullullah bersabda: 

“Carilah sesuatu (mahar) cincin sekalipun terbuat dari besi. Jika tidak mendapati, mahar berupa surat-surat al-Qur’an yang engkau hafal.” (HR Bukhari No.1587)

Ustadz Rosyid juga menyatakan bahwa hikmah pemberian mahar adalah sebagai bentuk penghormatan kepada wanita sehingga ia dapat mempersiapkan dirinya sebagai calon istri. 

Mahar juga dapat diartikan sebagai pemberian suami kepada istri baik nafkah duniawi maupun akhirat.

Ladies Harus Tau! Bagaimana Hukum Mahar atau Maskawin dalam Islam, Jangan Sampai Memberatkan Calon Suami. Source: pixabay.com

Ustadz Rosyid menyampaikan mahar terbagi dalam tiga bentuk, yaitu mahar yang berbentuk materi, mahar yang dapat diambil manfaatnya, dan mahar yang kebermanfaatannya bisa kembali kepada istri.

Mahar dalam bentuk materi dapat berupa barang seperti kendaraan, perhiasan, rumah, uang, dan sebagainya. 

Kemudian, untuk mahar yang dapat diambil manfaatnya dapat berupa jasa seperti kisah Nabi Musa yang menikahi istrinya dengan mahar bekerja selama delapan tahun bersama sang mertua. 

Sedangkan mahar terakhir yang manfaatnya kembali kepada istri yaitu dapat berupa pembebasan dari perbudakan, keislaman istri, maupun mengajarkan Al-Qur’an.

Ustadz Rosyid lebih lanjut menerangkan jika dalam Islam, seorang wanita dibebaskan menentukan apa bentuk dan berapa besar mahar yang diinginkannya. 

Namun, Islam juga menyarankan agar para calon istri meringankan atau mempermudah mahar tersebut baginya. 

Sebab banyak laki-laki yang gagal menikahi seorang wanita pilihannya karena beratnya besaran atau jumlah mahar yang ditentukan.

Hadits Rasulullah SAW dari Aisyah yang diriwatkan oleh HR. Imam Ahmad: 

“Sesungguhnya perkawinan yang besar barakahnya adalah yang paling mudah maharnya”.

“Perempuan yang baik hati adalah yang murah maharnya, memudahkan dalam urusan perkawinannya serta baik akhlaknya, sedangkan perempuan yang celaka yaitu yang mahal maharnya, sulit perkawinannya dan buruk akhlaknya.” (HR. Imam Ahmad)

Jika mahar pernikahan yang diajukan pihak perempuan dibuat susah dan ribet, maka dapat membuat calon mempelai pria yang akan menikahinya tidak sanggup memenuhi mahar, sehingga ia membatalkan pernikahan tersebut. 

Allah SWT, melarang suami menarik kembali mahar yang sudah diberikan kepada istri. Bahkan pebuatan tersebut merupakan salah satu perbuatan yang dzalim. 

Hal ini sesuai firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 20 dan 21.

QS. An-Nisa ayat 20

وَإِنْ أَرَدْتُمُ اسْتِبْدَالَ زَوْجٍ مَكَانَ زَوْجٍ وَآتَيْتُمْ إِحْدَاهُنَّ قِنْطَارًا فَلَا تَأْخُذُوا مِنْهُ شَيْئًا ۚ أَتَأْخُذُونَهُ بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا 

Artinya: Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain , sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?.

QS. An-Nisa ayat 21

وَكَيْفَ تَأْخُذُونَهُ وَقَدْ أَفْضَىٰ بَعْضُكُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا

Artinya: Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.

Tafsir ayat tersebut menyebutkan bahwa perbuatan mengambil kembali mahar yang sudah diberikan kepada istri termasuk dalam perbuatan yang dosa, dan termasuk sebagai tindakan buhtan (tuduhan dusta). 

Sebagian ahli tafsir juga menjelaskan, makna kata buhtan adalah kedzaliman. Meski demikian, Tindakan tersebut dinyatakan salah apabila sang suami mengambil atau menjual mahar tanpa sepengetahuan istrinya.

Ustadz Rosyid menyampaikan jika seorang laki-laki yang hendak menikahi wanita pilihannya namun ia merasa tidak sanggup dengan memberikan mahar yang diinginkan sang wanita, maka sebaiknya ia berkata jujur dan menyampaikan apa adanya bahwa dirinya tidak dapat menyanggupi.

Ustadz Rosyid juga menyebutkan terdapat dua macam mahar dari sisi penyebutannya. Yakni mahar yang disebutkan dan dijelaskan dengan detail saat prosesi akad nikah dan mahar yang tidak disebutkan dalam akad nikah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadispora DKI Jakarta Siapkan Gor Jadi Tempat Nobar Piala Dunia, Khususnya Malam Sabtu dan Minggu

Kadispora DKI Jakarta Siapkan Gor Jadi Tempat Nobar Piala Dunia, Khususnya Malam Sabtu dan Minggu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan beberapa gelanggang olahraga (gor) untuk dijadikan tempat nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.
Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Capricorn Paling Beruntung, Gemini Dapat Ide Cemerlang

Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Capricorn Paling Beruntung, Gemini Dapat Ide Cemerlang

Ramalan karier 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi karier lengkap Aries hingga Pisces untuk awal pekan yang lebih produktif.
Ramalan Keuangan Zodiak 15 Juni 2026: Akhir Pekan Penuh Kejutan, Zodiak Ini Diramal Dapat Cuan Tak Terduga

Ramalan Keuangan Zodiak 15 Juni 2026: Akhir Pekan Penuh Kejutan, Zodiak Ini Diramal Dapat Cuan Tak Terduga

Ramalan keuangan zodiak 15 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu sekarang, siapa yang dapat cuan tak terduga di akhir pekan ini!
Sentuhan Dedi Mulyadi di Pasar Baru Cikarang: Dari Perbaikan Aspal hingga Revitalisasi 2027

Sentuhan Dedi Mulyadi di Pasar Baru Cikarang: Dari Perbaikan Aspal hingga Revitalisasi 2027

Langkah cepat diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membenahi kondisi Pasar Baru Cikarang yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. 
KDM Beri Solusi soal Anak Kurang Mampu Tidak Masuk Sekolah Negeri: Pemprov Jabar Jamin

KDM Beri Solusi soal Anak Kurang Mampu Tidak Masuk Sekolah Negeri: Pemprov Jabar Jamin

Sebelumnya, ramai permasalahan PCMB di Jawa Barat sampai menuai perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Ia pun menanggapinya dan memberikan solusi.
Pembinaan Pegawai di Bali, Viva Yoga: ASN Transmigrasi harus Bangga karena Berkontribusi Membangun Kesejahteraan Rakyat

Pembinaan Pegawai di Bali, Viva Yoga: ASN Transmigrasi harus Bangga karena Berkontribusi Membangun Kesejahteraan Rakyat

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi berharap aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bangga dengan tugas dan fungsinya..

Trending

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT