News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yakin Masih Mau Pasang Foto di Rumah? Kata Buya Yahya Memajang Gambar Atau Foto di Rumah Hukumnya......

Sosok ulama besar, Buya Yahya, menjadi salah satu panutan masyarakat ketika ingin mempelajari mengenai Islam. Belakangan Buya ditanyai mengenai hukum memajang
Minggu, 2 Juli 2023 - 23:45 WIB
Potret Buya Yahya saat melakukan ceramah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com – Memajang foto atau gambar di rumah selama ini masih menimbulkan pro kontra di masyarakat. Buya Yahya dalam salah satu episode ceramahnya di kanal YouTube Al Bahjah TV bahkan ditanyai jemaah mengenai hal tersebut.

Dalam unggahan berjudul ‘Malaikat Tidak Masuk Rumah yang Ada Gambar dan Patung’ tersebut, Buya Yahya ditanya oleh seorang jamaah mengenai hukum menyimpan foto dan patung di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamaah tersebut mengaku pernah membaca hadist yang menyebut bahwa malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang terdapat patung atau gambar. Ia lantas bertanya jenis patung dan gambar yang dimaksud.

Sang jamaah tersebut juga mengonfirmasi pada Buya Yahya apakah foto dan manekin yang digunakan untuk memajang jilbab termasuk dalam kategori gambar yang dilarang dipajang dalam Islam atau bukan.

Buya Yahya Menyebut Bahwa Hukum Memajang Gambar Adalah......

Buya Yahya mengatakan bahwa memang benar orang yang membuat gambar dikutuk oleh Allah. Namun tidak semua gambar dilarang karena ada kategori-kategori tertentu.

“Ada 5 model (gambar). Gambar itu ada yang mutlak haram, gambar apa? Dengan dua catatan dari bernyawa yang berbentuk,” ungkap Buya Yahya.

Maksud bernyawa dan berbentuk adalah jenis gambar yang timbul hingga seolah-olah menyerupai makhluk hidup. Misalnya patung dengan bentuk yang sangat serupa dengan sesuatu yang bernyawa, baik hewan maupun manusia.

Sedangkan, ada jenis gambar yang termasuk dalam kategori halal yakni jenis gambar yang tidak membentuk makhluk bernyawa.

“Ada yang gambar mutlak halal, yaitu sesuatu yang tidak (menyerupai) bernyawa, pohon, gunung. Buat patung gunung ya nggak masalah, patung pohon ya nggak masalah” jelas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang ketiga adalah gambar dari yang bernyawa tapi tidak berbentuk. Lukisan manusia, lukisan burung itu bernyawa atau tidak? Cuman tidak berbentuk. Dalam hal ini khilaf (ada perbedaan) karena tidak berbentuk. Banyak ulama mengatakan haram tapi ada di antara mereka yang tidak sampai mengatakan haram, paling-paling derajat makhruh,” tambah Buya Yahya (15/12/2018).

“Maka sebaiknya jangan Anda pajang lukisan-lukisan yang dalam bentuk bernyawa. Tapi kalau Anda melihat di rumah orang jangan terlalu gede protesmu. Karena ada khilaf (perbedaan) di antara ulama. Cara menyikapinya di rumah kita okelah tidak, tapi melihat orang sudah terlanjur beli (lukisan) 50 juta tau-taunya suruh bakar ngeri dia nanti. Jadi tolonglah ada adab sedikit (dalam menyampaikan),” ungkap Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kedok Toko Kelontong di Jaksel Terbongkar, Polisi Sita 8.286 Butir Obat Keras yang Dijual Bebas ke Buruh Bangunan

Kedok Toko Kelontong di Jaksel Terbongkar, Polisi Sita 8.286 Butir Obat Keras yang Dijual Bebas ke Buruh Bangunan

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membongkar praktik ilegal penjualan obat-obatan keras berjenis psikotropika yang berkedok sebagai toko kelontong. 
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, ungkap faktor utama di balik kekalahan dari Malaysia di Piala AFF U-17 2026. Salah satu penyebab utama kekalahan Garuda Muda
Strategi Cerdik Dedi Mulyadi: Libatkan Toko Bangunan Lokal, Anggaran Bedah Rumah Warga Justru Bisa Sisa dan Lebih Hemat

Strategi Cerdik Dedi Mulyadi: Libatkan Toko Bangunan Lokal, Anggaran Bedah Rumah Warga Justru Bisa Sisa dan Lebih Hemat

Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi tetapkan target ambisius untuk memperbaiki sekitar 40.000 unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026. 
Mendadak Jadi Pemilik Mobil Mewah Ferrari, Guru Honorer di Kuningan Malah Lapor Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya

Mendadak Jadi Pemilik Mobil Mewah Ferrari, Guru Honorer di Kuningan Malah Lapor Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang guru honorer asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rizal Nurdimansyah (39), terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. 
Polisi Bongkar Kedok Toko Kosmetik Penjual Obat Keras di Tamansari Jakbar

Polisi Bongkar Kedok Toko Kosmetik Penjual Obat Keras di Tamansari Jakbar

Polisi meringkus seorang pemuda yang diduga kuat menjadi pengedar obat-obatan keras tanpa izin di sebuah toko kosmetik yang berlokasi di Gang Burung Dalam, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.
Guru Besar Universitas Jayabaya Tawarkan Konsep Baru Bagi Hukum Kepailitan Indonesia

Guru Besar Universitas Jayabaya Tawarkan Konsep Baru Bagi Hukum Kepailitan Indonesia

Guru Besar Universitas Jayabaya, Yuhelson menawarkan konsep Summum Bonum (kebaikan tertinggi) dan Via Pacis (jalan perdamaian) sebagai solusi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku akan kewalahan mengejar target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut pembangunan di Jabar harus melibatkan keseimbangan manusia pada lingkungan hidup, tidak hanya fokus ekonomi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT