GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Tahajud Memangnya Boleh Dikerjakan secara Berjamaah? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Hadits dan Dalilnya...

Ustaz Adi Hidayat menjawab kebingungan soal hukum shalat tahajud boleh ditunaikan secara berjamaah selain dikerjakan sendiri berpacu dari hadits dan dalil.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 00:27 WIB
Ustaz Adi Hidayat terangkan hadits dan dalil terkait pendapat shalat tahajud berjamaah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Freepik

tvOnenews.com - Shalat tahajud mempunyai waktu terbaik untuk seseorang selalu meraih banyak keutamaan pada sepertiga malam.

Shalat tahajud menjadi waktu paling tepat senantiasa mendekatkan dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shalat tahajud telah menunjukkan keutamaannya terkait dosa seorang Muslim yang mengamalkannya langsung diampuni oleh Allah SWT.

Meski demikian, shalat tahajud bersifat sunnah yang artinya biasa dilakukan hanya sendiri tanpa dikerjakan secara berjamaah.

Beberapa orang menyampaikan bahwasanya shalat tahajud bisa ditunaikan secara berjamaah.


Ilustrasi shalat tahajud berjamaah. (Freepik)

Lantas, benarkah ada hadits dan dalil menerangkan pelaksanaan shalat tahajud bisa berjamaah? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan secara gamblang terkait hal ini.

Dikutip tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Rabu (7/8/2024), Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengisi ceramah tentang shalat tahajud.

Mulanya Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa dirinya sering mendengar terkait pendapat shala tahajud bisa berjamaah.

Pendakwah asal Pandeglang itu mengambil penjelasan dari acuan berbagai hadits dan dalil.

Menurutnya, hadits dan dalil menjadi patokan untuk menemukan kebingungan bagi umat Muslim.

Namun, ia menegaskan dirinya masih belum menemukan dalil atau pun hadits terkait hukum tahajud bisa dilakukan secara bersama-sama layaknya shalat fardhu.

"Dalil shalat tahajud berjamaah, boleh atau tidak? Tidak ada dalil yang sangat tegas yang mengatakan bahwa tahajud itu boleh berjamaah atau tidak berjamaah," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Pendakwah usia 39 tahun itu menuturkan bahwasanya para ulama hanya mengacu dari yang diamalkan Rasulullah SAW setiap mengerjakan tahajud.

Hal itu membuat hadits dan dalil terkait sunnah malam ini boleh berjamaah masih belum ditemukan lantaran hanya diliat dari sunnah Rasulullah SAW.

"Para ulama hanya melihat bagaimana perilaku Nabi dan contoh Nabi dalam menunaikan ibadah ini," tuturnya.

Pendakwah itu pun mengambil contoh dari sejumlah riwayat yang menerangkan tahajud.

Ia menjelaskan kebanyakan riwayat hadits tersebut menerangkan tahajud dilakukan secara individu tanpa berjamaah.

Meski begitu, ia juga mengambil dari hadits mengisahkan Ibnu Abbas bersama Rasulullah SAW saat melaksanakan tahajud.

Kala itu Rasulullah SAW memberikan perintah agar Ibnu Abbas berdiri di sampingnya hendak shalat tahajud.

Ibnu Abbas mendapatkan perintah tersebut setelah dirinya dibimbing Rasulullah SAW untuk berwudhu sebelum tahajud.

"Yang menarik, saat Ibnu Abbas diminta shalat disamping Nabi, sudah takbir, pindah ke belakang," terangnya.

Rasulullah SAW bertanya terkait alasan Ibnu Abbas memilih ke belakang saat berlangsungnya rakaat pertama shalat tahajud.

"Anak usia 4-5 tahun pindah ke belakang, lalu ketika rakaat pertama selesai, Rasulullah berbalik, ditanya kenapa pindah ke belakang," tuturnya.

Ustaz Adi Hidayat kembali menerangkan bahwasanya Ibnu Abbas pindah ke belakang lantaran malu beribadah tahajud di sisi Rasulullah SAW.

"Kata Ibnu Abbas, 'Saya malu shalat di samping orang yang sangat dicintai Allah'," jelas Ustaz Adi Hidayat saat mengutip hadits tersebut.

Ia menceritakan bahwasanya Ibnu Abbas mempunyai kepekaan tinggi agar tidak mengganggu Rasulullah SAW saat menghadap Allah SWT.

"Seakan-akan anak kecil ini sangat peka sekali, imam saya sedang mendekat kepada Tuhan yang sangat dicintainya, saya enggak mau ganggu, jadi di belakang aja," paparnya.

Pendakwah itu pun menyimpulkan bahwasanya shalat tahajud bisa dikerjakan berjamaah asalkan dalam rangka membimbing orang lain untuk ibadah sunnah malam di sepertiga malam.

tvonenews

"Jadi intinya, tahajud boleh dilakukan berjamaah kalau tujuannya untuk mengajarkan, membimbing," tegasnya.

Namun, Ustaz Adi Hidayat menyatakan pada dasarnya sunnah tahajud dilakukan secara individu karena untuk memenuhi kebutuhan masing-masing.

"Kalau kita sudah tahu mendekat kepada Allah, maka sunnah terbaiknya lakukan dengan masing-masing (sendiri). Karena tahajud terkait dengan kebutuhan kita," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(gwn/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT