GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Biarkan Kucing Berkeliaran di Rumah, Ustaz Khalid Basalamah Akui Lucu dan Menggemaskan tapi Berdampak...

Ustaz Khalid Basalamah mengimbau apabila kucing berkeliaran bahkan hewan imut itu dipelihara, sebaiknya jangan dibiarkan di dalam rumah bisa bawa bahaya ini.
Kamis, 6 Februari 2025 - 01:02 WIB
Ustaz Khalid Basalamah sarankan hewan kucing tidak boleh di dalam rumah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official & iStockPhoto

tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah mendapat sebuah pertanyaan mengejutkan dari jemaah, tema yang dibahas seputar kucing yang dipelihara dan berkeliaran di dalam rumah.

Ustaz Khalid Basalamah mempersilakan jemaah itu menjelaskannya, kalau dirinya cukup lama memelihara satu kucing di rumah, bahkan hewan itu menjadi kesayangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jemaah Ustaz Khalid Basalamah mengkhawatirkan ada dampak buruk yang menimpanya ketika kucing kesayangannya dibiarkan begitu saja di dalam rumah.

Ustaz Khalid Basalamah telah memahami maksud dan tujuan jemaah itu, terutama kucing yang dirawat bertahun-tahun di rumah memicu rasa was-was.

"Saran saya jangan memelihara kucing, lebih baik jangan (pelihara)," saran Ustaz Khalid Basalamah dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Naungan TV, Kamis (6/2/2025).

Ilustrasi kucing diam-diam berkeliaran di dalam rumah
Ilustrasi kucing diam-diam berkeliaran di dalam rumah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Jemaah itu pun melanjutkan keresahannya kepada Ustaz Khalid Basalamah. Awal mula memelihara kucing, tidak lain karena sikapnya selalu gemas dan tingkah lakunya yang lucu.

Ia pun memutuskan sepenuh hati merawat kucingnya bahkan bulunya selalu bersih bertahun-tahun, efek selalu dimandikan agar terlihat nan indah dan gemas.

Tadinya, ia hanya cukup memelihara satu kucing, namun hewan itu terus bertambah menjadi 11 ekor. Tak heran, binatang kesayangannya terus melahirkan akibat kecanduan kawin dengan hewan lain.

Ia terus berusaha mencegah perkawinan dengan kucing lain, istilahnya yang berkeliaran kemudian masuk ke rumah hanya untuk kawin.

Nahasnya, hewan kesayangannya itu tanpa berpikir panjang kerap kali mengeluarkan air kencing. Tatkala penyebabnya mengarah pada kebutuhan biologis kucing tersebut tidak terpenuhi.

Indukannya pun menjadi korban tindakan kebiri, hal itu bertujuan agar tidak bisa kawin lagi, walaupun terkadang ia sangat kasihan kucing tersebut tak mempunyai hasrat seksualnya lagi.

Di sisi lain, ia juga enggan rumahnya dipenuhi bekas air kencing kucing, bisa berujung najis terhampar di berbagai sudut.

Kucing itu pun selalu berisik, mungkin efek dikebiri. Pada akhirnya, ia membuat keputusan, hewan kesayangannya dikeluarkan yang istilahnya dibuang jauh dari rumah.

Mungkin telah melekat dengan majikannya, kucing itu kebetulan sering kali bisa kembali pulang ke rumah. Ia pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Ustaz Khalid Basalamah mengerti hal ini. Tidak memelihara kucing menjadi solusinya, walaupun hewan ini terpilih sebagai yang sangat disayang oleh Rasulullah SAW.

Kilas balik kucing menjadi hewan kesayangan Rasulullah SAW, berpacu pada kisah kucing beliau diberi nama "Moezza", setelah keduanya bertemu di Masjid Nabawi.

Ustaz Khalid juga mengulas kembali, sesungguhnya satu di antara seluruh sahabat Rasulullah SAW, hanya Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu yang memelihara hingga merawat kucing sepenuh hati.

"Walapun Abu Hurairah (sahabat Nabi Muhammad SAW) pernah memeliharanya, itu cuma beliau (Abu Hurairah yang pelihara kucing) yang lainnya (sahabat Nabi SAW) tidak ada yang pelihara, tapi memang Nabi tidak tegur," katanya berdasarkan dari sejarah.

Kemudian, Ustaz Khalid Basalamah menyinggung sedikit seputar hewan-hewan berbahaya, dalam Islam telah menjelaskan lebih condong ke golongan yang bertaring.

Hewan bertaring dalam anjuran agama Islam tidak layak menjadi bahan konsumsi, meskipun dagingnya memberikan khasiat dan kesehatan tubuh.

Selain itu, golongan yang bertaring juga membawa tanda bahaya, ibaratnya pengancaman nyawa, namun kucing jenis hewan bertaring tetapi sama sekali tak menyerang manusia, bahkan memberikan kebahagiaan.

"Jadi semua yang bertaring, anjing, harimau, ular tidak boleh dipelihara, haram dimakan dagingnya dan haram pula nilainya. Kalau kucing, boleh dipelihara tidak boleh transaksi," pesannya.

Penceramah kondang asal Makassar itu tahu betul melepaskan kucing bahkan dirawat sejak lama, menjadi hal tersulit dan menyedihkan, apalagi kalau hewan itu meninggal dunia.

Namun demikian, keputusan melepas kucing, kata dia, menjadi cara untuk selalu wanti-wanti tidak memberikan kerugian, khususnya najis dari air kencing hewan itu sulit dibersihkan di rumah.

"Tidak masalah, lebih baik dikeluarkan," imbaunya.

Air kencing kucing hampir serupa bahkan persis dengan kencing dari manusia, selain dagingnya bersifat haram telah ditegaskan oleh agama Islam.

"Karena memang berbahaya, kencingnya najis, hewan-hewan yang bertaring yang dilarang untuk dimakan itu semuanya najis," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kucing menjadi peliharaan di rumah mengingatkan dalam hadis riwayat terkait wanita ahli ibadah berujung masuk neraka, secara sengaja menyiksa hewan tak bersalah itu dengan cara mengurung dan dibiarkan kelaparan di dalam kandang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Menurutnya, publik tidak sekadar menyaksikan sebuah perlombaan, melainkan melihat keberanian seorang pelajar dalam memperjuangkan rasa keadilan.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Huru-hara soal pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang.
RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.
Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Ia menambahkan, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT