GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mana yang Harus Didahulukan di Bulan Syawal: Puasa Qadha Ramadhan atau Puasa Sunnah Syawal? 

Mana yang harus didahulukan di bulan Syawal? Puaas qadha Ramadhan atau puasa sunnah Syawal? Ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Minggu, 29 Maret 2026 - 07:01 WIB
Ilustrasi puasa
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

tvOnenews.com - Bulan Syawal sering dimanfaatkan umat Islam untuk kembali meningkatkan ibadah setelah Ramadhan berlalu. 

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tak sedikit yang masih memiliki utang puasa Ramadhan (qadha), sehingga muncul pertanyaan: mana yang harus didahulukan?

Dalam sebuah penjelasan, Ustaz Adi Hidayat memberikan panduan yang tegas sekaligus bijak terkait hal ini. 

Ia menekankan pentingnya memahami prioritas antara amalan wajib dan sunnah agar ibadah yang dilakukan benar-benar bernilai di sisi Allah.

Menurutnya, ketika seseorang memiliki kewajiban qadha puasa Ramadhan, maka hal tersebut harus didahulukan dibandingkan puasa sunnah Syawal.

Ilustrasi Puasa
Ilustrasi Puasa
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

“Jika bertemu qadha yang sifatnya wajib, dengan Syawal yang sifatnya sunnah, adabnya didahulukan yang qadha,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa secara waktu, qadha puasa memang memiliki rentang yang cukup panjang untuk ditunaikan. 

Seorang Muslim diberi kesempatan hingga menjelang Ramadhan berikutnya untuk melunasi utang puasanya.

“Memang betul qadha masanya lebih panjang, ada kurang lebih 11 bulan mendatang, dari mulai Syawal sampai bertemu bulan Sya'ban berikutnya,” tambahnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa manusia tidak pernah mengetahui kapan ajal akan datang. 

Inilah yang menjadi alasan utama mengapa kewajiban tidak boleh ditunda-tunda, meskipun secara waktu masih tersedia kesempatan.

Potret Ustaz Adi Hidayat saat memberikan kultum
Potret Ustaz Adi Hidayat saat memberikan kultum
Sumber :
  • YouTube/Adi Hidayat Official

“Tapi penting diingat bahwa kita tidak bisa menentukan kapan ajal itu tiba,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Karena itu, ia menegaskan bahwa lebih baik seorang Muslim segera menyelesaikan utang puasanya agar tidak membawa beban kewajiban ketika kembali kepada Allah.

“Karena itu, daripada pulang kepada Allah membawa status berhutang, lebih baik selesaikan qadhanya, baru kemudian menunaikan puasa Syawal,” tutupnya.

Penjelasan ini menjadi pengingat bahwa dalam beribadah, prioritas harus selalu diberikan kepada yang wajib sebelum mengejar amalan sunnah. 

Dengan demikian, ibadah yang dilakukan tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga tepat secara syariat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi umat Islam, momentum Syawal tetap bisa dimaksimalkan. 

Setelah menyelesaikan qadha puasa, barulah puasa sunnah Syawal dapat dilakukan untuk meraih keutamaan yang dijanjikan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Dosa Persib Bandung dan Bobotoh yang buat AFC Beri Denda Rp3,5 M Serta Sanksi Pertandingan Tanpa Suporter di Asia

3 Dosa Persib Bandung dan Bobotoh yang buat AFC Beri Denda Rp3,5 M Serta Sanksi Pertandingan Tanpa Suporter di Asia

Persib Bandung terbukti bersalah karena insiden pitch invasion oleh Bobotoh di penampilan terakhir Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025-2026 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Februari 2026 lalu. 
Piala Indonesia Akhirnya Comeback Musim Depan? I.League Beri Sinyal tapi Ada Kendala Besar

Piala Indonesia Akhirnya Comeback Musim Depan? I.League Beri Sinyal tapi Ada Kendala Besar

I.League membuka peluang Piala Indonesia kembali bergulir musim depan. Namun, jadwal padat Super League jadi tantangan besar untuk realisasinya.
MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

Sekjen MPR RI menyebut persoalan yang terjadi dalam final lomba lebih disebabkan kendala teknis, termasuk masalah suara atau sound saat perlombaan berlangsung.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Hingga update terakhir pada Rabu (13/5/2026) pukul 18.35 WIB, tensi di papan atas klasemen semakin memanas menyusul hasil imbang antara Al Nassr vs Al Ahli.
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Jaksa membacakan tuntutan setebal 1.597 halaman terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Hyundai Hillstate, dengan dukungan pemain berpengalaman Timnas Korea Selatan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT