News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Mengapa Tak Diundang oleh Kim Yeon-koung ke Acara KYK Invitational 2025? Megawati Hangestri Ungkap Jujur kalau Ratu Voli Korea Sebenarnya ..

Mantan opposite Jung Kwan Jang Red Sparks, Megawati Hangestri mengungkap jujur mengapa tidak mendapat undangan dalam acara yang dihelat oleh Kim Yeon-koung.
Kamis, 15 Mei 2025 - 22:50 WIB
Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan opposite Jung Kwan Jang Red Sparks, Megawati Hangestri mengungkap jujur mengapa tidak mendapat undangan dalam acara yang dihelat oleh Kim Yeon-koung.

Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung membuat acara amal bertajuk "KYK Invitational 2025". 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KYK Invitational 2025 merupakan turnamen eksibisi yang akan berlangsung di Incheon Samsan World Gymansoum, Korea Selatan.

Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO / Instagram @megawatihangestrip

 

Ajang KYK Invitational 2025 sendiri akan menjadi penampilan terakhir bagi Kim Yeon-koung sebelum akhirnya benar-benar pensiun.

Kim Yeon-koung memutuskan pensiun dari Liga Voli Korea usai berhasil mengantarkan Pink Spiders meraih gelar juara pada edisi 2024/2025 kemarin.

Saat itu, Pink Spiders berhasil meraih kemenangan dari Red Sparks dengan agregat 3-2 di partai final dengan format Best of Five.

Setelah resmi pensiun, Kim Yeon-koung tetap mengabdi bagi klubnya, dia mengambil peran sebagai penasihat bagi tim Pink Spiders untuk V-League musim depan.

Namun sebelum itu, idola Megawati Hangestri tersebut akan melalukan Last Dance atau tarian terakhir di ajang KYK Invitational 2025 yang memang digelar untuk dirinya. 

Nantinya, turnamen eksibisi ini bakal diikuti oleh sejumlah pevoli lokal yang tergabung ke dalam Timnas Voli Korea maupun internasional yang tergabung ke dalam Tim Voli Dunia All Stars untuk pertandingan amal.

Kemudian tim yang berisikan para pemain asing akan berhadapan dengan Timnas Voli Korea Selatan. 

Akan tetapi tak ada nama pevoli Indonesia yakni Megawati Hangestri yang sebelumnya membela Red Sparks selama dua musim.

Kemudian tim World All-Star akan dibagi menjadi dua tim dan Kim Yeon-koung akan bermain dalam pertandingan tersebut pada Minggu (18/5/2025).

Nantinya pertandingan KYK Invitational 2025 akan disiarkan di stasiun tv lokal seperti TVING, tvN dan tvN Sports.

Tim World All Star mencakup outside hitter Fenerbahce Meliha Diken dan middle blocker Eda Erdem.

Kim Yeon-koung turut mengundang juga Natalia Goncharova (Rusia), Natalia Ferreira (Brasil), Jordan Larson, Kelsey Robinson, dan Chiaka Ogbogu (semuanya dari Amerika Serikat), Kotoe Inoue dan Yaya Santiago (semuanya dari Jepang), Kristina Bauer (Prancis), Ophelia Malanov (Italia), dan Brankica Mihajlovic (Serbia).

Tanggapan Megawati Hangestri soal Tak Diundang oleh Kim Yeon-koung

Megawati Hangestri mengaku bahwa dirinya diundang oleh ajang "KYK Invitational" yang dihelat oleh Ratu Voli Korea pada tahun lalu.

"Sebenarnya aku udah diundang sama Kim Unnie di KYK Invitational tahun lalu, cuma aku gak bisa dateng bulan Juli," ujarnya saat melakukan live TikTok.

"Tahun ini mungkin kim Unnie cuma mengundang yang senior-senior gitu, yang legend-legend gitu aja. Terus aku kan bukan senior, aku masih junior," sambungnya.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Jung Kwan Jang Red Sparks.
Megawati Hangestri saat masih berseragam Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

 

Dia mengaku masih junior ketimbang para pemain voli dunia yang diundang oleh Kim Yeon-koung.

"Itu kayaknya khusus yang senior banget," ujarnya.

Di akhir, Megawati Hangestri mengatakan bahwa dirinya tidak mendapatkan undangan dari Kim Yeon-koung untuk laga eksibisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nggak diundang gais, mungkin di tahun ini tuh diundangnya cuma udah senior-senior," ungkapnya.

"Kalau tahun lalu kan ada orang Korea-nya juga kan diundang," pungkasnya. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.

Trending

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT