News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih TNI AL Putri Ungkap Biang Kerok Yolla Yuliana Cs Gagal Lolos ke Final Four Livoli Divisi Utama 2025

Pelatih tim voli TNI AL Putri, M. Ansori mengungkapkan biang kerok Yolla Yuliana dan kawan-kawan bisa gagal lolos ke final four Livoli Divisi Utama 2025.
Senin, 8 September 2025 - 09:19 WIB
Yolla Yuliana saat beraksi bersama tim TNI AL Putri di Livoli Divisi Utama 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim voli TNI AL Putri, M. Ansori mengungkapkan biang kerok Yolla Yuliana dan kawan-kawan bisa gagal lolos ke final four Livoli Divisi Utama 2025.

TNI AL Putri dipaksa menelan pil pahit usai dinyatakan gagal lolos ke babak final four Livoli Divisi Utama 2025, yang akan berlangsung di Magetan pada 10-19 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian itu didapatkan oleh tim yang diperkuat oleh Yolla Yuliana dan kolega usai kalah dramatis dari Kharisma Premium Bandung dengan skor 2-3 (22-25, 25-20, 25-22, 16-25, 10-15).

Kekalahan ini membuat Bank Jatim menjadi tim yang berhak menemani Rajawali O2C lolos ke final four ajang voli bergengsi di Indonesia tersebut. Sebab apabila TNI AL menang dengan skor 3-0 atau 3-1 atas Kharisma, maka mereka yang akan melaju ke babak empat besar.

Rajawali O2C dan Bank Jatim dipastikan melaju ke final four Livoli Divisi Utama 2025, usai keduanya menempati peringkat satu dan dua klasemen Wilayah Barat di babak penyisihan Putaran Reguler Pertama.

O2C sebelumnya meraih kemenangan atas Bank Jatim dengan skor 3-0 (25-21, 25,22, 25-13). Sehingga kedua tim tersebut, barada di peringkat satu dan dua klasemen akhir Wilayah Barat. 

O2C memimpin klasemen dengan poin sebuluh dari hasil tiga kemenangan dan sekali kalah. Sedangkan Bank Jatim yang dilatih Eko Waluyo, berada di peringkat dua dari tiga kali menang dan sekali kalah.

M. Ansori selaku pelatih TNI AL Putri pun membeberkan biang kerok anak asuhnya bisa tumbang. Yakni karena anak didiknya mengalami kelelahan.

"Stamina anak-anak sudah habis. Karena sebelumnya anak-anak bermain pagi dan malam di Piala Panglima dan Livoli," ujar Ansori usai laga.

Kendala Bank Jatim Hingga Kalah dari Rajawali O2C

Di sisi lain pelatih Bank Jatim, Eko Waluyo mengomentari kekalahan timnya, mengakui tim asuhannya tampil di bawah performa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Startnya sudah bagus di set pertama.Tapi ketika poin kritis, tiba-tiba berbalik langsung turun," tambah Eko.

Karena terkejar poinnya, Eko menambahkan, anak asuhnya menjadi pusing sendiri. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 11 September: Timnas Basket Indonesia Lakoni Laga Kedua di Grup A Hadapi Korea Selatan

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 11 September: Timnas Basket Indonesia Lakoni Laga Kedua di Grup A Hadapi Korea Selatan

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Jumat 11 September akan menyuguhkan empat laga seru dari cabang olahraga bola basket.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Tindak Korupsi Kawasan Hutan di Lampung, Kejagung Jampidsus 'Pamer' Uang Rp1 Triliun

Tindak Korupsi Kawasan Hutan di Lampung, Kejagung Jampidsus 'Pamer' Uang Rp1 Triliun

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menyita uang sebesar Rp1 Triliun lebih dan USD 166.000 terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan untuk Perkebunan oleh PT PSMI pada areal PT INHUTANI V Provinsi Lampung.
Pelabuhan Ciwandan Terapkan SLA dan SLG

Pelabuhan Ciwandan Terapkan SLA dan SLG

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima bagi pengguna jasa di Pelabuhan Ciwandan.
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

Trending

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT