Hitam Putih Karier Pelatih Hendra Basir, Sempat Berjaya Antarkan Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade Paris 2024 Kini Tersandung Masalah Dugaan Pelecehan
Kasus dugaan pelecehan seksual hingga kekerasan fisik yang menyeret nama pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, mengejutkan publik olahraga nasional.
Selasa, 24 Februari 2026 - 23:29 WIB
Sumber :
- Antara
Ia bahkan pernah memegang cabang senam, loncat indah, dan ski air dalam sejumlah ajang PORDA di Sulawesi Selatan. Pengalaman lintas cabang itu membentuk karakter kepelatihannya sebelum kembali fokus ke panjat tebing.
Pada 2012, Hendra Basir kembali dipercaya melatih Pelatda DKI Jakarta. Sejak saat itu, ia semakin dikenal sebagai pelatih yang konsisten membina atlet-atlet potensial ibu kota.Periode 2013 hingga 2016 menjadi fase penting dalam kariernya karena ia fokus menangani panjat tebing DKI Jakarta. Di bawah arahannya, DKI Jakarta sukses meraih gelar juara umum pada PON Jawa Barat 2016.
Keberhasilan tersebut mengantarkannya dipercaya menangani Pelatnas dan mempersiapkan atlet menuju ajang internasional, termasuk Asian Games. Ia juga terlibat aktif dalam mendorong panjat tebing agar masuk dalam cabang olahraga Olimpiade.Panjat tebing akhirnya resmi dipertandingkan pada Olimpiade Tokyo 2020. Sejak saat itu, prestasi atlet-atlet Indonesia di level dunia terus menunjukkan tren positif.Sejumlah atlet sukses meraih gelar juara dunia, termasuk Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Puncaknya, Veddriq kembali mencatat sejarah dengan meraih emas di Olimpiade Paris 2024.Kini, di tengah deretan prestasi tersebut, nama Hendra Basir justru tersandung kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap atlet. FPTI pun secara resmi memberhentikannya sementara dari kursi pelatih sambil menunggu proses lebih lanjut.Keputusan ini menjadi momentum penting bagi FPTI dalam menjaga integritas dan keamanan atlet di lingkungan Pelatnas. Publik pun menantikan langkah lanjutan federasi dalam menuntaskan kasus yang mencoreng dunia olahraga panjat tebing Indonesia tersebut.
(igp/aes)
Load more