Siapa Ayudiah Rivana Tridiandinita? Atlet Pencak Silat Berprestasi Asal Semarang yang Meninggal Dunia Usai Operasi Jari Tengah
- Instagram.com/@koni.kotasmg
Selama berkarier sebagai atlet pencak silat, Ayudiah berhasil menorehkan sejumlah prestasi dalam berbagai kejuaraan. Deretan pencapaian tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mengikuti kompetisi dan mengembangkan kemampuan di bidang olahraga bela diri.
Agustina Wilujeng menyebut Ayudiah pernah meraih juara pertama Bandung Lautan Api International Championship 4 pada 2023. Ia juga menjadi juara pertama Tugu Muda Championship selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2022, 2023, dan 2024.
Selain itu, Ayudiah mencatatkan prestasi dalam Semarang Open pada 2023–2024.
"Kemudian juara 1 Piala Sultan Ka Cirebonan tahun 2021. Juara 1 Pekalongan Championship (tahun 2022)," lanjutnya.
Tak hanya itu, Ayudiah juga meraih juara pertama Bengawan Solo Championship 2022. Pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang 2024, ia kembali berhasil menempati posisi pertama.
Agustina menilai pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Ayudiah sebagai atlet muda. Ia juga mengingat semangat mendiang yang terus berjuang untuk meraih prestasi hingga akhir hayatnya.
"Ini masih banyak lagi. Yang ingin kita kenang adalah Mbak Rivana memberikan semangat kepada kita semua sampai akhir hayatnya terus berjuang untuk mencapai prestasi," ucap Agustina.
Pelatih Perguruan Silat Naga Hitam Indonesia Cabang Semarang, Suyoto, turut membenarkan bahwa Ayudiah memiliki banyak prestasi selama menjadi anak didiknya.
Ia mengenang Ayudiah sebagai atlet yang memiliki semangat tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
"Ivana itu atlet yang tidak pernah putus asa. Dia itu semangatnya tinggi. Mulai dari awal masuk silat sampai jadi atlet," kata Suyoto di rumah duka hari ini.
Menurut Suyoto, Ayudiah juga memiliki harapan besar untuk melanjutkan kariernya di tingkat yang lebih tinggi. Salah satu cita-citanya adalah dapat tampil dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Mintanya masuk PON. Porprov ini kan sudah keturutan toh. Saya sangat sedih sekali," ungkapnya sesungguk-sengguk.
Kronologi Ayudiah Rivana Meninggal Dunia Usai Operasi
Sebelum meninggal dunia, Ayudiah mengikuti pertandingan pencak silat dalam Porprov Jawa Tengah 2026 sebagai bagian dari kontingen Kota Semarang.
Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, mengatakan Ayudiah mengalami cedera ketika bertanding melawan atlet Kabupaten Batang pada babak perempat final, Senin (26/10/2026).
Load more