News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunci Aman Berselancar di Dunia Digital: Kritis, lalu Pahami Apa yang Boleh dan Jangan Dilakukan

Era digital membuat siswa sekolah dan remaja masa kini bisa makin luas dan jauh jangkauannya dalam bergaul, belajar, dan berkarya. Ini budaya baru yang mesti dikuasai dengan cepat dan cerdas. 
Kamis, 8 Agustus 2024 - 21:14 WIB
Era digital membuat siswa sekolah dan remaja masa kini bisa makin luas dan jauh jangkauannya dalam bergaul, belajar, dan berkarya.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Era digital membuat siswa sekolah dan remaja masa kini bisa makin luas dan jauh jangkauannya dalam bergaul, belajar, dan berkarya. Ini budaya baru yang mesti dikuasai dengan cepat dan cerdas. 

”Tetapi, hal itu harus didukung dengan sikap bijak, serta mampu memilah dan memilih konten atau materi yang diakses dan di-share. Dengan begitu, siswa dan remaja akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang kreatif dan bermanfaat bagi diri dan lingkungan masyarakat.”  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan di atas disampaikan oleh Kepala Program Studi  Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung Mei Santi, saat menjadi pembicara sesi pertama pada diskusi luring (offline) dalam rangkaian ”Festival Literasi Digital Anak Muda Cakap Digital” di SMA Negeri Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/8).

Mengusung tema ”Berselancar di Dunia Digital dengan Aman”, diskusi di tengah festival yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur ini juga diramaikan dengan gelaran musik. Menampilkan artis-artis lokal, yakni Damar Adji, Andin Mayora serta duet Fida AP dan David Chandra.  

Melanjutkan paparannya, Mei Santi mengingatkan para siswa tentang pentingnya memiliki kecakapan digital. Di antaranya, memahami apa yang boleh dan jangan dilakukan, do and don’t, di ruang digital. Selain itu, tidak cukup hanya menggunakan bahasa yang sopan, juga foto dan video yang terverifikasi kebenaran dan sumber yang akurat. 

”Budayakan pula kebiasaan thinking before posting, berpikir dulu sebelum mengunggah. Kemudian, jadilah produsen konten yang bermanfaat dan selalu bernilai positif. Budayakan untuk selalu mem-posting hanya yang penting,” ujar Mei Santi, dalam diskusi yang dipandu moderator Dani Ari Setiawan. 

Dari sudut pandang berbeda, narasumber lain di sesi pertama, Direktur Utama PT Mahakarya Samudera Agung Muhajir Sulthonul Aziz mengingatkan para siswa untuk selalu meng-update kecakapan dan menjaga keamanan digital. 

”Keduanya merupakan hal penting yang makin wajib dikuasai generasi masa kini. Sebab, kecakapan ini menjadi kunci dan modal kesuksesan dan majunya karier yang memang perlu dirintis sejak dini. Kalau bijak dan cerdas memanfaatkan, beragam karier digital dengan cuan yang menggiurkan siap menanti,” kata Muhajir dalam diskusi yang diikuti ratusan siswa dan tenaga kependidikan itu. 

Senada dengan Muhajir, dosen Universitas Dr. Soetomo Surabaya Meithiana Indrasari menyebut pentingnya menjaga akun dan data pribadi kita dengan selalu menggunakan password yang kuat. ”Bila perlu, aktifkan 2FA (two factor autentification), ganti password secara teratur, dan jangan sembrono membagikan di medsos kalian,” terang Meithiana. 

Tampil dalam diskusi sesi kedua, dosen sekaligus digital enthusiast M. Adhi Prasnowo menyebut pentingnya peran guru dan orangtua dalam membantu siswa/anak saat memilah dan memilih mana saja link dan konten yang boleh dan bisa diakses. 

”Kalau salah pilih dan terbiasa menjadi penerus konten, ditambah kurang bijak dalam menyaring informasi, maka UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) No. 19 tahun 2016 sangat serius mengancam dengan pidana penjara dan denda yang tak main-main di dunia nyata. Jadi? Stop di jempolmu kalau sekiranya konten itu tak bermanfaat,” urai Adhi Prasnowo, dalam diskusi yang juga menghadirkan dosen Universitas Negeri Surabaya Eko Pamuji dan dosen Teknik Geomatika Universitas Dr. Soetomo Surabaya Yunus Susilo sebagai pembicara.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, gelaran diskusi luring di tengah festival seperti digelar di Kabupaten Jember ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.
 
Sampai dengan akhir 2023, program #literasidigitalkominfo ini tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang, yang dimulai sejak 2017. Hingga akhir 2024, kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia.

Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.(chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengakui bahwa pesan yang sering disampaikan Eyang Meri memiliki makna mendalam bagi masa depan Polri.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mengatakan reformasi Polri bukan berarti harus ada perubahan posisi lembaga tersebut di bawah kementerian.
Jadikan Indonesia Basis Penting dalam Ekosistem Baterai Global, Dirut CBL Indonesia Beberkan Strateginya saat RDP dengan DPR

Jadikan Indonesia Basis Penting dalam Ekosistem Baterai Global, Dirut CBL Indonesia Beberkan Strateginya saat RDP dengan DPR

Dirut CBL Indonesia, Wu Zhihui saat RDP bersama Komisi XII DPR RI beberkan komitmennya untuk menjadikan Indonesia basis penting dalam ekosistem baterai global.
Belum Juga Hengkang dari Manchester United, Casemiro Malah Sudah Dilirik LA Galaxy: Bukan Masalah Besar bagi Setan Merah

Belum Juga Hengkang dari Manchester United, Casemiro Malah Sudah Dilirik LA Galaxy: Bukan Masalah Besar bagi Setan Merah

Casemiro belum hengkang dari Manchester United, tapi LA Galaxy, raksasa Major League Soccer yang tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan dirinya.
Memangnya Sehebat Apa Sergio Castel, Pemain Anyar Persib di Paruh Musim Super League 2025/2026?

Memangnya Sehebat Apa Sergio Castel, Pemain Anyar Persib di Paruh Musim Super League 2025/2026?

Menjelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, Persib Bandung dikabarkan telah mengamankan jasa penyerang asal Spanyol Sergio Castel ...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT