GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Menohok Razman Arif ke Hakim Eman Sulaeman yang Bebaskan Pegi Setiawan: Dia Hakim atau Dukun?

Praktisi hukum Razman Arif Nasution memberikan sindiran menohok kepada Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung, Eman Sulaeman buntut dari putusannya yang membebaskan Pegi Setiawan dari status tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Kamis, 11 Juli 2024 - 18:13 WIB
Razman Arif Nasution
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Praktisi hukum Razman Arif Nasution memberikan sindiran menohok kepada Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung, Eman Sulaeman buntut dari putusannya yang membebaskan Pegi Setiawan dari status tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Dia menilai beberapa putusan Hakim Eman Sulaeman tidak berdasar dan bertentangan dengan Peraturan Mahkamah Agung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Razman Arif pun membacakan putusan hakim poin 5 yang menyebutkan bahwa 'menyatakan tidak sah segala bentuk keputusan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut dari termohon yang berkenaan dengan penetapan tersangka atas diri pemohon dan termohon'.

Putusan tersebut, kata Razman bertentangan dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016.

"Ini hakim, dia paham hukum atau dukun? Kok putusan lebih lanjut. Putusan lebih lanjut itu artinya ada putusan yang akan keluar ke depannya dan tidak tahu faktanya seperti apa. Kok dia bilang itu sepertinya mengikat untuk yang akan datang," jelasnya, dikutip Kamis (11/7/2024).

Razman Arif pun menjelaskan tentang Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016.

Dalam Pasal 2 ayat 3 kata Razman, disebutkan bahwa putusan pra peradilan yang mengabulkan permohonan tentang tidak sahnya penetapan tersangka, tidak menggugurkan kewenangan penyidik untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka lagi setelah memenuhi paling sedikit 2 alat bukti yang baru dan sah, yang berbeda dengat alat bukti sebelumnya yang berkaitan dengan materi perkara.

"Kalau Hakim Eman Sulaeman baca ini, dia tidak mungkin keluarkan poin 5," lanjut Razman.

Kemudian Razman juga menyebut bahwa hakim tidak bisa memerintahkan penyidik untuk menghentikan penyidikan, seperti yang tertera pada putusan.

"Apa urusannya memerintahkan. Penghentian boleh, tapi untuk bagaimana berikutnya akan jalan tunggu SP3, dan itu harus ada penetapan dari Kapolda untuk menyatakan bahwa ini SP3," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Razman mengakui bahwa dia juga mendorong agar dilakukan praperadilan untuk menguji status tersangka, penggeledahan, dan penyitaan yang menjadi objek hukumnya.

Atas putusan yang dinilai salah tersebut, Razman Arif akan melaporkan Hakim Eman Sulaeman ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawas MA. Razman melaporkan Eman Sulaeman karena putusannya melampaui kewenangan dan ultra petita.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Semarang Mountain Race 2026 Segera Digelar, bank bjb Tawarkan Program Promo Eksklusif

Semarang Mountain Race 2026 Segera Digelar, bank bjb Tawarkan Program Promo Eksklusif

Semarang Mountain Race merupakan event trail running yang digelar di kawasan Gunung Ungaran, Semarang, dan dijadwalkan berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 10-12 April 2026.
Tak Terpengaruh Konflik Rossi-Marquez, Francesco Bagnaia Bagnaia Akui Belajar Banyak dari The Baby Alien

Tak Terpengaruh Konflik Rossi-Marquez, Francesco Bagnaia Bagnaia Akui Belajar Banyak dari The Baby Alien

Francesco Bagnaia, menegaskan bahwa kedekatannya dengan legenda MotoGP Valentino Rossi tidak memengaruhi hubungannya dengan rekan setimnya, Marc Marquez.
Dear Mbak Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Memang Tak Biayai Hidup di Inggris, Purbaya: Tapi Kuliah di Belanda Siapa yang Bayar?

Dear Mbak Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Memang Tak Biayai Hidup di Inggris, Purbaya: Tapi Kuliah di Belanda Siapa yang Bayar?

Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas soal tidak memakai uang pajak menuai polemik. Padahal studi di Belanda dibiayai LPDP yang bersumber dari APBN, pajak, hingga utang negara.
Bedah Senjata Rahasia Allegri Jelang Hadapi Inter di Laga Derbi, AC Milan Siap Taklukkan Nerazzurri Lewat Skema Bola Mati

Bedah Senjata Rahasia Allegri Jelang Hadapi Inter di Laga Derbi, AC Milan Siap Taklukkan Nerazzurri Lewat Skema Bola Mati

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mulai menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi salah satu kekuatan utama Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia.
Timur Tengah Kian Memanas, Pertandingan Al Nassr vs Neom SC Tanggal 8 Maret 2026 Dibatalkan?

Timur Tengah Kian Memanas, Pertandingan Al Nassr vs Neom SC Tanggal 8 Maret 2026 Dibatalkan?

Lantas, apakah pertandingan Al Nassr vs Neom SC yang akan diselenggarakan di Al-Awwal Park Stadium, Riyadh, pada 8 Maret 2026 dibatalkan? Berikut penjelasannya.
Belum Pulih dari Cedera, Marc Marquez Minta Waktu ke Ducati Sebelum Teken Kontrak Baru

Belum Pulih dari Cedera, Marc Marquez Minta Waktu ke Ducati Sebelum Teken Kontrak Baru

Marc Marquez meminta Ducati Lenovo Team untuk menunggu lebih lama sebelum merampungkan kontrak baru untuk musim MotoGP 2027.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT