GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tadinya Nangis-nangis, Wajah Putri Candrawathi Mendadak Judes Ditanya tentang Hal Sensitif ini, Apa?

Pada kesempatan mencecar Putri Candrawathi di persidangan, jaksa bertanya kepada Putri terkait apakah dia berselingkuh dengan Brigadir J atau tidak? Jawaban...
Jumat, 23 Desember 2022 - 15:05 WIB
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi sempat mendapat pertanyaan dari jaksa penuntut umum (JPU) tentang hubungan yang sebenarnya dengan sang ajudan, Yosua, Jumat (23/12/2022).

Pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022), Putri Candrawathi ditanya oleh jaksa tentang potensi adakah hubungan yang lebih dari sekedar nyonya dan ajudan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan hakim, Putri Candrawathi pun menjawab pertanyaan yang diberikan jaksa soal hubungannya dengan Brigadir J.

"Saudara Putri Candrawathi, ada hubungan apa saudara dengan Yosua (Brigadir J), adakah hubungan lebih dari sekedar ajudan dan atasan?" tanya jaksa.

Kemudian Putri Candrawathi pun menjawab pertanyaan itu.

"Yosua adalah driver saya, dia saya anggap sebagai anak kami. Hanya itu saja," kata Putri Candrawathi.

Kemudian jaksa pun kembali mencecar Putri Candrawathi.

"Benar, hanya itu saja? Benar tidak ada hubungan romantis di antara kalian berdua?" tanya jaksa.

Putri Candrawathi pun menjawab.

"Tidak ada," kata Putri Candrawathi.


Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi. (tvOnenews.com/Muhammad Bagas)

Kemudian jaksa pun menyinggung soal Putri Candrawathi yang sudah pernah melakukan tes poligraf.

Jaksa pun mencoba mengingatkan kembalu Putri Candrawathi tentang pertanyaan apa yang saat itu ditanyakan kepadanya.

"Anda ingat apa pertanyaan yang pernah ditanyakan saat itu?" tanya jaksa.

Adapun Putri Candrawathi mengaku lupa dengan pertanyaan saat melakukan tes poligraf itu namun dengan nada yang ketus dan tampak memperlihatkan ekspresi yang jengkel.

"Saya lupa karena waktu itu banyak pertanyaan," kata Putri Candrawathi.

Kemudian jaksa pun mencoba mengingatkan kembali Putri Candrawathi yang mengaku lupa dengan pertanyaan saat menjalani tes Poligraf itu.

Dalam pertanyaan itu, kata jaksa, Putri Candrawathi sempat ditanya soal kemungkinan berselingkuh dengan Brigadir J.

"Dalam pertanyaannya, apakah Anda bersleingkuh dengan Brigadir J? apakah Anda berselingkuh dengan Brigadir J di Magelang? dan apakah Anda berselingkuh dengan Brigadir J selama di Magelang, nah saat itu Anda menjawab apa? tanya jaksa.

Dengan nada yang ketus, Putri Candrawathi menjawab tidak.

"Tidak," kata Putri Candrawathi.

Kemudian jaksa mencecar Putri Candrawathi.

"Jadi Anda tidak tahu apa hasil jawabannya, dan tidak ada yang memberi tahu saat itu?" tanya jaksa.

Putri Candrawathi pun menjawab tidak tahu.

"Tidak," kata dia.

Jaksa menyebut bahwa saat ditanya soal apakah Putri Candrawathi berselingkuh dengan Brigadir J, jawaban istri Ferdy Sambo itu terindikasi bohong.

Sambil Nangis, Putri Candrawathi Ngaku Diperkosa

Sebelum mendapat pertanyaan dari jaksa di persidangan itu, Putri Candrawathi sambil menangis mengaku bahwa dia telah diperkosa oleh Brigadir J.

Pada kesempatan saat itu, hakim sempat mencecar tentang berapa kali Putri Candrawathi mendampingi Ferdy Sambo hadir ke pemakaman anggota kepolisian dan apakah Putri tahu syarat-syarat mendapat penghormatan pada pemakaman anggota kepolisian.

Adapun hakim bermaksud mencari benang merah terkait Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa oleh Brigadir J.

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi. (tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

"Sering yang mulia, tapi saya tidak tahu persis syarat tentang seorang anggota kepolisian mendapat penghormatan di pemakamannya," kata Putri Candrawathi.

Mendengar jawaban Putri Candrawathi yang menyebut tidak tahu soal syarat anggota kepolisian agar bisa mendapat penghargaan atau penghormatan di pemakamannya, hakim pun menyampaikan langsung kepada istri Ferdy Sambo itu.

"Saudara tidak tahu persis ya? Saya sampaikan, untuk mendapat penghargaan seperti itu berarti yang bersangkutan tidak boleh tercemar sedikit pun atau ada noda dalam catatan kariernya. Faktanya, almarhum Yosua (Brigadir J) kemudian dimakamkan dengan kebesaran dari kepolisian," kata hakim.

"Kalau seandainya, dia (Brigadir J) seperti yang saudara sampaikan yaitu melakukan pelecehan terhadap Anda, tentunya dia tidak akan mendapat perlakuan itu (penghormatan di pemakaman) itu yang pertama. Dan yang kedua, apa yang saudara sampaikan soal pelecehan seksual, sampai hari ini, Mabes Polri membatalkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) mengenai hal itu," tambah hakim.

Mendengar hal itu, Putri Candrawathi yang terdiam pun langsung mengangkat mikrofon dan mencoba menjelaskan hal yang menimpanya di Magelang.

Menurut Putri Candrawathi, dia benar-benar telah mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari ajudannya, Brigadir J di Magelang.

"M"Maaf yang mulia, mohon izin, yang terjadi adalah memang Yosua (Brigadir J) melakukan kekerasan seksual, pengancaman, dan juga penganiayaan dengan membanting saya tiga kali ke bawah. Itu yang memang benar-benar terjadi," kata Putri Candrawathi.

"Kalau pun Polri memberikan pemakaman seperti itu (penghormatan), saya juga tidak tahu. Mungkin bisa ditanyakan langsung pada institusi Polri, kenapa bisa memberikan penghargaan kepada orang yang sudah melakukan perkosaan kepada saya, pengancaman, dan penganiayaan kepada saya selaku Bhayangkari," tambah Putri Candrawathi. (abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.
News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral