GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar MBG dari Vietnam, India, dan Brasil: Piring Gizi, Tantangan Pendidikan, dan Taruhan Generasi Masa Depan

Tahun 2026 akan menjadi tahun penting bagi kebijakan publik Indonesia. Salah satu alasannya adalah eskalasi besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—sebuah ...-
Kamis, 5 Februari 2026 - 21:40 WIB
Kolase Menu MBG SMAN 84 Jakarta
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Oleh: Muhsin Budiono
Praktisi Industri dan Certified Professional Quality Engineer

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

   Tahun 2026 akan menjadi tahun penting bagi kebijakan publik Indonesia. Salah satu alasannya adalah eskalasi besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—sebuah intervensi yang membawa niat mulia, namun juga konsekuensi fiskal dan tata kelola yang tidak sederhana.

Pada 2025, MBG masih “malu-malu” dengan alokasi sekitar Rp51,5 triliun. Angka tersebut relatif masih dalam batas aman APBN. Namun di 2026, anggarannya melonjak signifikan hingga diproyeksikan mencapai Rp335 triliun!

Yang kemudian memunculkan diskusi serius adalah fakta bahwa sekitar Rp223 triliun diantaranya bersumber dari anggaran pendidikan.

Lonjakan hampir lima kali lipat dalam satu tahun anggaran ini tergolong sangat agresif dan langka terjadi dalam praktik manajemen fiskal negara.

Ketika Gizi Diletakkan dalam Kerangka Pendidikan

Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Premis dasar MBG sesungguhnya terlalu sederhana: Kalau perut kenyang, otomatis otak jadi cerdas. Aktivitas mastikasi dianggap sebagai bagian integral dari proses pedagogi primer.

Persoalan lanjutannya muncul ketika belanja makan ditempatkan sebagai komponen dominan fungsi pendidikan, tanpa pemisahan yang tegas antara investasi pembelajaran dan intervensi sosial.

Secara administratif, pendekatan ini memang membuat amanat konstitusi 20 persen anggaran pendidikan terpenuhi. Tetapi secara substansi, muncul pertanyaan penting:

Apakah peningkatan kualitas pendidikan benar-benar terjadi?

Risikonya jelas. Ketika porsi besar anggaran terserap ke logistik pangan, ruang fiskal untuk peningkatan kualitas guru, perbaikan sarana belajar, riset, dan inovasi kurikulum menjadi semakin sempit. Padahal, di sanalah fondasi utama peningkatan kapasitas manusia dibangun.

Dengan Rp223 triliun, negara sejatinya memiliki banyak alternatif strategis untuk menggenjot kualitas pendidikan. Apa saja?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuliah gratis: Dengan Rp223 triliun, negara bisa menguliahkan 14,8 juta mahasiswa sampai lulus, tanpa biaya. Bayangkan ledakan kelas menengah baru yang akan terjadi 5 tahun mendatang.

Kesejahteraan guru: Dengan Rp223 triliun, negara bisa membayar 6,1 juta guru honorer dengan gaji layak. Biar mereka fokus mengajar, bukan fokus mencari sampingan, atau menjadi pengemudi ojek online sepulang mengajar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelombang Dua Puncak Arus Balik Mudik, Korlantas Polri Siapkan One Way Lokal

Gelombang Dua Puncak Arus Balik Mudik, Korlantas Polri Siapkan One Way Lokal

Korlantas Polri tengah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas One Way Lokal untuk puncak arus balik mudik lebaran Idul Fitri tahun 2026 gelombang dua yang terjadi pada 28-29 Maret 2026.
Viral Mobil Sampah di TPU Tanah Kusir Diduga Buang ke Sungai, DLH DKI Buka Suara dan Bongkar Fakta Sebenarnya

Viral Mobil Sampah di TPU Tanah Kusir Diduga Buang ke Sungai, DLH DKI Buka Suara dan Bongkar Fakta Sebenarnya

Viral mobil sampah di TPU Tanah Kusir diduga buang sampah ke sungai. DLH DKI Jakarta buka suara dan tegaskan itu hanya penampungan resmi.
Kronologi Bos Warung Remang-remang Tewas di Tangan Pegawai Usai Menolak Hubungan Intim Saat Mandi

Kronologi Bos Warung Remang-remang Tewas di Tangan Pegawai Usai Menolak Hubungan Intim Saat Mandi

Polres Subang ungkap kronologi hingga motif pembunuhan pemilik warung remang-remang di Subang, Jawa Barat oleh pegawainya sendiri. Ternyata gara-gara ditolak..
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
KPK Tegaskan Pengalihan Penahanan Terkait Strategi Penanganan Perkara

KPK Tegaskan Pengalihan Penahanan Terkait Strategi Penanganan Perkara

KPK menegaskan kebijakan pengalihan penahanan tahanan lembaga antirasuah hanya terkait atau berdasarkan strategi penanganan perkara
Harga Batu Bara Melonjak ke Level Tertinggi, Krisis Energi Global Picu Lonjakan di Tengah Perang Timur Tengah

Harga Batu Bara Melonjak ke Level Tertinggi, Krisis Energi Global Picu Lonjakan di Tengah Perang Timur Tengah

Harga batu bara melonjak ke US$142 per ton di tengah krisis energi global akibat perang Timur Tengah. Negara Asia kembali bergantung pada batu bara.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

KNVB selidiki polemik paspor pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On & Dean James. Kasus diserahkan ke jaksa khusus, klub Eredivisie diminta verifikasi dokumen
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT