Tapanuli tengah, tvOnenews.com - Pembangunan Sekolah darurat tingkat sekolah dasar di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, terus dikebut agar dapat digunakan pada awal semester genap. Sekolah darurat tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 5 Januari 2026.
Sekolah darurat yang dibangun merupakan SD Negeri 157623 Pagaran Honas, yang sebelumnya hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor pada 25 November 2025 lalu.
Pembangunan sekolah darurat dilakukan di areal posko pengungsian Desa Kebun Pisang, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bangunan sekolah darurat berukuran sekitar 5 x 10 meter dan hanya memiliki dua ruang kelas. Atap bangunan dibuat dari daun rumbia untuk mengurangi panas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di tengah kondisi darurat.
Pihak sekolah menyatakan akan mengatur sistem dan jadwal belajar secara bergantian, mengingat keterbatasan ruang yang tidak memungkinkan menampung seluruh siswa sekaligus. Jumlah siswa SD Negeri 157623 Pagaran Honas tercatat lebih dari 100 orang.
Kepala sekolah menyebutkan, sekolah darurat ini menjadi satu-satunya solusi agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski fasilitas sangat terbatas.
“Jadi kami nanti pada tanggal 5 Januari akan masuk semester dua, kami tidak memiliki tempat yang memadai untuk sekolah. Hanya inilah nanti sekolah darurat agar kami bisa belajar seperti biasa,” ujar kepala sekolah.
Sekolah darurat tersebut ditargetkan rampung dan siap digunakan pada 5 Januari 2026, bertepatan dengan dimulainya semester baru.
Meski demikian, pihak sekolah berharap pemerintah dapat segera membangun kembali gedung sekolah permanen agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan layak seperti sebelum bencana.
Pembangunan sekolah darurat ini menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah.