Puluhan Ribu Jamaah Padati Puncak Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234
- tim tvOne
“Tarekat Tijaniyah bukanlah sesuatu yang baru bagi Al-Amien Prenduan. Ia telah menjadi bagian dari perjalanan dakwah, pendidikan, dan pembinaan ruhani pesantren ini sejak masa pendiri,” jelasnya.
Ahmad Fauzi juga mengumumkan Idul Khotmi Nasional berikutnya akan digelar di Lumajang pada 2027, Garut pada 2028, sementara Al-Amien Prenduan dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah pada 2031.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah memperkuat ketakwaan, menjaga adab kepada para masyayikh, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Kita hadir di majelis ini semata-mata karena berharap mendapatkan ridha Allah SWT. Mudah-mudahan kita diakui oleh para masyayikh dan para sayyid sebagai bagian dari jamaah mereka, sehingga kelak Allah SWT menghimpunkan kita bersama orang-orang saleh di surga-Nya. Amin ya Rabbal ’Alamin,” tutur Khofifah.
Ia juga berharap kehadiran para syurafa’ dari Aljazair, Mesir, dan Maroko membawa keberkahan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi penyelenggaraan Idul Khotmi sebagai kekuatan spiritual yang memperkokoh persatuan umat.
“Selamat atas terselenggaranya Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234. Mohon doa dari para kiai, para masyayikh, dan seluruh jamaah agar bangsa ini mampu melanjutkan cita-cita para ulama pendiri bangsa, seperti Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abdul Wahab Chasbullah, dan KH. Mohammad Kahar Muzakkir. Mereka menginginkan Indonesia yang merdeka, maju bersama, rakyatnya sejahtera, menjunjung tinggi keadilan, dan menguatkan semangat gotong royong. Mudah-mudahan dengan doa para ulama dan seluruh jamaah, Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” ungkap Zulkifli Hasan.
Ia juga menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga besar Tarekat Tijaniyah serta memastikan pemerintah terus menjaga ketahanan pangan nasional.
“Alhamdulillah, kondisi pangan nasional dalam keadaan aman. Persediaan beras, telur, ayam, ikan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya cukup tersedia. Insya Allah masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah terus bekerja agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tegasnya. (gol)
Load more