News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertunjukan Sepi, Perajin Busana Tari Topeng Ireng di Boyolali Merugi

Pandemi covid-19 membuat para perajin busana tari topeng ireng di wilayah lereng Gunung Merbabu di Boyolali, Jawa Tengah, mengalami kerugian hingga 75 persen.
Senin, 6 Desember 2021 - 20:03 WIB
Perajin busana tari topeng ireng di Boyolali, Jawa Tengah,Senin (6/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolai, Jawa Tengah-  Dampak pandemi covid-19 sangat dirasakan oleh para perajin busana tari topeng ireng di wilayah lereng Gunung Merbabu di Boyolali, Jawa Tengah.

Para perajin busana tari topeng ireng mengaku selama pandemi covid-19, permintaan dari konsumen mengalami penurunan yang sangat tajam, hingga 75 persen dibandingkan sebelum pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu perajin busana tari topeng ireng yang berada di Dukuh tarusari Rt.09 Rw.04, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Sukardi(40), mengaku sejak bulan ketiga masa pandemi hingga saat ini omset usahanya terus mengalami penurunan.

“Sebelum pandemi permintaan datang dari berbagai daerah di tanah air seperti papua dan kalimantan timur,”kata kardi saat ditemui tvonenews.com dirumahnya senin (6/11/2021).

Padahal, kata Kardi yang juga mempunyai Sanggar Seni Tari Kridho Mudho , sebelum masa pandemi hampir setiap bulan ada lima set pesanan busana tari topeng ireng, namun mulai bulan ketiga dimasa pandemi pesanan terus merosot sebulan hanya dua set, kadang cuma satu pesanan.

“Saya usaha sejak tahun 2010, dan untuk harga busana tari topeng satu set yaitu Rp.1.200.000 meski harga juga belum naik namun pesanan tetap sepi,”ucapnya.

Kardi menjelaskan bahwa dalam mengerjakan pesanan dirinya dibantu anggota sanggar seni tarinya, selain membuat busana tari topeng ireng, dirinya juga membuat aksesoris untuk kelengkapan tari topeng ireng.

“untuk harga aksesoris lainny kulok atau mahkota Rp.500.000, Badong dan Sompyok harganya Rp.700.000,”tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tari topeng ireng atau reog topeng ireng ini merupakan sebuah tarian rakyat yang berkembang di lereng gunung Merapi dan Merbabu, khususnya di daerah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Karena tarian ini menggambarkan tradisi kehidupan masyarakat lereng gunung yang sangat dekat dengan alam.

Tarian topeng Ireng biasanya dipentaskan saat ada acara tradisi yang digelar warga lereng gunung Merapi dan gunung Merbabu, namun saat ini tarian ini sering dipentaskan dalam acara acara biasa, seperti karnaval kemerdekaan, acara peresmian gedung atau tradisi bersih desa. (Agus Saptono/Buz).
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.
Pemprov Jatim Libatkan 34 Ribu Peserta dalam Edukasi Perlindungan Anak Digital

Pemprov Jatim Libatkan 34 Ribu Peserta dalam Edukasi Perlindungan Anak Digital

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melibatkan sekitar 34 ribu peserta dalam kegiatan edukasi perlindungan anak di ruang digital melalui program Perisai Anak, Kamis (22/10).
Pihak Ruben Onsu Tegaskan Alasan Komnas Anak Tak Perlu Ikut Campur soal Hak Asuh

Pihak Ruben Onsu Tegaskan Alasan Komnas Anak Tak Perlu Ikut Campur soal Hak Asuh

Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkap alasan Komnas Anak dinilai tak perlu ikut campur dalam polemik hak asuh yang sedang disidangkan.
Airlangga Sebut Laporan MSCI Tak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Airlangga Sebut Laporan MSCI Tak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Salah satu aspek yang menjadi perhatian lembaga pemeringkat itu adalah pemenuhan batas minimum porsi saham yang beredar di publik (free float) sebesar 15 persen
Antonio Conte Pasang Syarat Berat ke Manchester United, Minta Kuasa Penuh soal Transfer Pemain

Antonio Conte Pasang Syarat Berat ke Manchester United, Minta Kuasa Penuh soal Transfer Pemain

Antonio Conte dikabarkan mengajukan lima syarat kepada Manchester United, termasuk kendali transfer pemain dan kebebasan membawa staf jika menjadi pelatih baru.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT