News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nadiem Makarim Jadi Buronan Kasus Korupsi Laptop Rp10 Triliun? Kejagung Beberkan Fakta Isu Eks Mendikbudristek Masuk DPO

Kejagung jawab Isu Nadiem Makarim jadi buronan atau masuk DPO terkait dugaan kasus korupsi laptop Chromebook Rp10 triliun di Kemendikbudristek tahun 2019-2022.
Selasa, 3 Juni 2025 - 02:58 WIB
Kejagung buka suara soal kabar Nadiem Makarim jadi buronan (DPO) kasus korupsi laptop Rp10 triliun.
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung buka suara soal kabar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang disebut-sebut masuk daftar pencarian orang (DPO).

Isu Nadiem Makarim jadi buronan atau masuk DPO tersebut terkait dugaan kasus korupsi laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejagung pun memberikan tanggapan atas beredarnya sebuah video viral di media sosial yang menyebut Nadiem sebagai buronan.

Video tersebut juga menampilkan penggeledahan apartemen yang diklaim milik Nadiem.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyampaikan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar dan menyesatkan publik.

“Kami tidak ada menyatakan (Nadiem Makarim) DPO,” kata Harli Siregar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (2/6/2025).

Pada video yang beredar di berbagai media sosial, tampak sejumlah petugas melakukan penggeledahan di sebuah apartemen yang diklaim sebagai milik Nadiem. 

Namun, Kapuspenkum membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Kejagung tidak melakukan penggeledahan di rumah Nadiem.

“Kami tidak ada melakukan penggeledahan,” tegas Harli.

Ia menjelaskan, penggeledahan dalam video tersebut sebenarnya dilakukan di apartemen milik mantan staf khusus Mendikbudristek berinisial FH, bukan milik Nadiem.

Video yang beredar di media sosial itu menyebarkan narasi bahwa Nadiem Makarim terlibat dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai hampir Rp10 triliun.

Ia disebut sebagai buronan karena Kejagung dikabarkan tidak menemukan keberadaannya.

Video itu juga menunjukkan proses penggeledahan yang diklaim dilakukan oleh penyidik yang didampingi personel TNI di apartemen Nadiem, dan menarasikan bahwa sejumlah barang bukti ditemukan di lokasi tersebut.

Hingga Senin, video ini telah ditonton luas di media sosial, mendapatkan 214 ribu tanda suka dan lebih dari 5.500 komentar.

Sementara itu, Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) saat ini memang tengah menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook pada periode 2019–2022 di lingkungan Kemendikbudristek.

Menurut Harli, penyidik mendalami indikasi rekayasa dalam penyusunan kajian teknis yang diduga diarahkan oleh sejumlah pihak untuk menyokong pengadaan laptop dengan sistem operasi tertentu.

“Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis pada operating system (sistem operasi) Chrome,” katanya.

Ia mengungkapkan, sistem operasi itu sebenarnya tidak direkomendasikan. Pasalnya, hasil uji coba terhadap 1.000 unit Chromebook yang dilakukan Pustekkom Kemendikbudristek pada 2019 menunjukkan kinerja yang kurang efektif.

Rekomendasi awal dari tim teknis adalah penggunaan perangkat dengan sistem operasi Windows. Namun, pada akhirnya rekomendasi tersebut diganti dengan kajian baru yang mendukung penggunaan Chromebook.

Dari sisi anggaran, Harli menyebut bahwa pengadaan laptop tersebut menyerap dana hampir Rp10 triliun, tepatnya Rp9,982 triliun.

Dana hampir puluhan triliun ity terdiri dari Rp3,582 triliun untuk dana satuan pendidikan (DSP) dan sekitar Rp6,399 triliun berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan dan Kejagung menegaskan bahwa proses hukum dilakukan secara profesional berdasarkan bukti, bukan spekulasi publik. 

Hingga kini, Kejagung telah memeriksa sebanyak 28 saksi untuk mengusut titik terang kasus tersebut. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Dipastikan Cedera dan Absen Sebulan, Apa Kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup?

Jay Idzes Dipastikan Cedera dan Absen Sebulan, Apa Kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup?

Timnas Indonesia harus mendapatkan kabar buruk jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Hal itu lantaran sang kapten, Jay Idzes dikonfirmasi mengalami cedera saat membela Sassuolo. 
Emil Audero dan Maarten Paes Kompak Beri Kabar Gembira untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Main di FIFA ASEAN Cup

Emil Audero dan Maarten Paes Kompak Beri Kabar Gembira untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Main di FIFA ASEAN Cup

Dua kiper Timnas Indonesia, Emil Audero dan Maarten Paes kembali dipercaya menjadi pemain utama bersama klubnya di Eropa menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Menkeu Baru Suahasil Nazara Ungkap Ada Amanah Penting dari Presiden

Menkeu Baru Suahasil Nazara Ungkap Ada Amanah Penting dari Presiden

Suahasil Nazara menjadi sorotan dan viral di media sosial, setelah muncul kabar pergantian jabatan Menteri Keuangan. Kini posisi Menkeu Purbaya telah resmi diganti olehnya.
Al Nassr Kalah Telak 0-4 dari Al Ain, Kekalahan Terbesar Cristiano Ronaldo Sejak Gabung Klub

Al Nassr Kalah Telak 0-4 dari Al Ain, Kekalahan Terbesar Cristiano Ronaldo Sejak Gabung Klub

Al Nassr menelan kekalahan telak 0-4 dari Al Ain pada laga pembuka ACLE 2026/2027. Hasil tersebut menjadi kekalahan dengan margin terbesar Cristiano Ronaldo.
Persib Bandung Pincang Jelang Hadapi FC Seoul, Dua Pilar Utama Dipastikan Absen Termasuk Pemain Timnas Indonesia

Persib Bandung Pincang Jelang Hadapi FC Seoul, Dua Pilar Utama Dipastikan Absen Termasuk Pemain Timnas Indonesia

Persib Bandung dipastikan tidak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya saat menghadapi FC Seoul pada laga pembuka Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis Rp1.000, Kini Jadi Rp2.593.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis Rp1.000, Kini Jadi Rp2.593.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 16 September 2026 naik tipis senilai Rp1.000 ke angka Rp2.593.000 per gram.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT