News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit, Segini Gaji Fantastis Jung Ho-young di Pink Spiders Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks

Nilai kontrak Jung Ho-young yang tergolong fantastis dibanding saat di Red Sparks. Bersama Pink Spiders, ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan
Rabu, 22 April 2026 - 15:24 WIB
Jung Ho-young Rela Pindah ke Pink Spiders Karena Dapat Gaji Fantastis? Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks Gajinya Tembus Angka Segini
Sumber :
  • instagram harace_0823

tvOnenews.com - Keputusan Jung Ho-young meninggalkan Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks bukan hanya soal tantangan baru, tetapi juga lonjakan nilai kontrak yang mencuri perhatian. 

Setelah tujuh tahun membela satu klub, sang middle blocker kini resmi bergabung dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, dan langsung mendapatkan bayaran yang menempatkannya di jajaran pemain elite Liga Voli Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik pernyataan emosionalnya “Daripada rasa takut, saya lebih memilih membawa antusiasme” tersimpan fakta menarik soal peningkatan nilai ekonomi kariernya.

Perpindahan ini bukan hanya perubahan tim, tetapi juga lompatan besar dalam hal finansial yang mencerminkan status Jung Ho-young sebagai salah satu pemain paling berharga di pasar transfer.

Gaji Jung Ho-young Melejit: Dari Red Sparks ke Pink Spiders

Salah satu sorotan utama dari transfer ini adalah nilai kontrak Jung Ho-young yang tergolong fantastis. Bersama Pink Spiders, ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan total nilai 5,4 miliar won.

Jika dikonversikan, angka tersebut setara dengan sekitar Rp64 miliar (kurs ±Rp11.800 per won). Rinciannya, Jung akan menerima gaji tahunan sebesar 4,2 miliar won atau sekitar Rp49,5 miliar per tahun, ditambah opsi insentif 1,2 miliar won (sekitar Rp14 miliar).

Jung Ho-young Rela Pindah ke Pink Spiders Karena Dapat Gaji Fantastis Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks Gajinya Tembus Angka Segini
Jung Ho-young Rela Pindah ke Pink Spiders Karena Dapat Gaji Fantastis Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks Gajinya Tembus Angka Segini
Sumber :
  • instagram harace_0823

Bandingkan dengan situasinya di Red Sparks. Meski tidak dipublikasikan secara rinci, pemain dengan status serupa di klub tersebut umumnya berada di kisaran 1 hingga 2 miliar won per tahun (sekitar Rp11,8 miliar hingga Rp23,6 miliar). 

Artinya, kepindahan ke Pink Spiders berpotensi menggandakan, bahkan melipatgandakan, pendapatan Jung Ho-young.

Lonjakan ini menunjukkan peningkatan nilai pasar sang pemain, seiring konsistensi performanya dalam beberapa musim terakhir.

Dari Wonderkid ke Pemain Premium Liga Voli Korea Selatan

Perjalanan Jung Ho-young bersama Red Sparks dimulai sejak 2019, saat ia masih berstatus rookie. Kala itu, ia dikenal sebagai wonderkid yang sudah menembus skuad nasional Korea Selatan sejak Asian Games 2018.

Menariknya, Jung tidak langsung bermain sebagai middle blocker. Ia sempat mengawali karier sebagai outside hitter sebelum akhirnya menemukan posisi terbaiknya sebagai penghalau di lini tengah.

Dengan tinggi 190 cm dan kemampuan membaca permainan yang matang, Jung berkembang menjadi salah satu middle blocker paling solid di liga. 

Puncaknya terjadi dalam dua musim terakhir, ketika ia membantu Red Sparks menembus playoff hingga final.

Bersama duet kuat seperti Megawati Hangestri, Red Sparks bahkan hampir merebut gelar juara sebelum akhirnya kalah dramatis dari Pink Spiders dalam laga lima set yang menegangkan.

Performa tersebut menjadi faktor utama yang mendongkrak nilai kontraknya di bursa transfer.

Jung Ho-young Rela Pindah ke Pink Spiders Karena Dapat Gaji Fantastis? Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks Gajinya Tembus Angka Segini
Jung Ho-young Rela Pindah ke Pink Spiders Karena Dapat Gaji Fantastis? Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks Gajinya Tembus Angka Segini
Sumber :
  • instagram harace_0823

Perpisahan Emosional dan Awal Baru di Pink Spiders

Meski mendapat peningkatan gaji signifikan, keputusan Jung Ho-young tidak semata-mata soal uang. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kepindahan ini didorong oleh keinginan untuk berkembang.

“Tujuh tahun bersama JungKwanJang adalah waktu yang sangat berharga dan membentuk diri saya,” tulisnya.

Ia juga mengakui bahwa meninggalkan Red Sparks bukan hal mudah. Dukungan penggemar selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

“Setiap sorakan di lapangan menjadi kekuatan besar bagi saya,” ujarnya.

Namun, demi tantangan baru, ia memilih melangkah maju. “Daripada rasa takut, saya lebih memilih membawa antusiasme, dan ingin membalasnya dengan penampilan yang lebih baik.”

Di Pink Spiders, Jung diharapkan menjadi kunci untuk memperkuat lini tengah. Pelatih tim bahkan menyebut kombinasi tinggi badan, kecepatan, dan timing bloknya sebagai aset penting untuk meningkatkan performa tim.

Dampak Transfer: Red Sparks Kehilangan, Pink Spiders Untung Besar

Kepindahan Jung Ho-young jelas menjadi pukulan bagi Red Sparks. Dalam beberapa musim terakhir, ia merupakan pilar utama yang menjaga stabilitas tim, terutama di lini pertahanan.

Sebaliknya, Pink Spiders mendapatkan keuntungan besar. Dengan tambahan pemain berkelas seperti Jung, kekuatan mereka semakin solid, terutama jika dibandingkan dengan musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika melihat data, investasi besar Pink Spiders pada Jung Ho-young terbilang masuk akal. Dengan gaji mendekati Rp50 miliar per tahun, klub jelas berharap kontribusi instan, terutama dalam perburuan gelar juara musim depan.

Di sisi lain, transfer ini juga mencerminkan tren di Liga Voli Korea Selatan, di mana klub mulai berani menggelontorkan dana besar untuk pemain yang terbukti konsisten. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT