News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Disebut Tak Pantas Join Manisa BBSK? Katanya Legenda Turki Bilang Megatron Itu Harusnya...

Ramai pemberitaan soal pernyataan legenda voli Turki yang menyebut Megawai Hangestri tak pantas ada di Manisa BBSK. Benarkah ada pernyataan legenda Turki itu?
Kamis, 17 Juli 2025 - 07:56 WIB
Megawati Hangestri mantan pemain Red Sparks
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Belakangan ini ramai pemberitaan yang menyebut ada salah satu legenda voli Turki yang mengomentari kabar perpindahan Megawati Hangestri ke Manisa BBSK.

Sebagai seorang legenda, pemain tersebut dikabarkan menyatakan bahwa seharusnya Megawati Hangestri tak bergabung dengan klub divisi 2 itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benarkah hal itu?

Kabar bergabungnya Megawati Hangestri ke klub Turki, Manisa BBSk, memang membuat dunia heboh.

Tak hanya media Indonesia, sorotan juga mengalir deras dari media internasional.

Hal ini bukan tanpa alasan, Megawati Hangestri memang sudah memiliki nama besar di dunia, terutama setelah membela klub Korea, Red Sparks.

tvonenews

Manisa BBSK pun merekrut Megawati Hangestri dengan harapan Megatron bisa membawa klub tersebut naik kasta ke divisi utama.

Pandangan tersebut membuktikan bahwa kini Megawati Hangestri dipandang sebagai pemain yang memiliki bakat luar biasa.

Lantas benarkah ada legenda voli Turki yang berbicara soal Megawati Hangestri?

Ramai di media sosial yang menyebutkan bahwa legenda voli Turki, Neslihan Demir, ikut mengomentari bergabungnya Megawati Hangestri ke Manisa BBSK.

Pernyataan Neslihan Demir soal Megawati Hangestri tersebut katanya diucapkan ketika legenda voli Turki itu diwawancarai oleh media lokal.

Legenda voli Turki itu disebut menyatakan bahwa Megawati Hangestri seharusnya tak bergabung ke Manisa BBSK yang notabene merupakan tim di divisi 2.

Dengan kemampuannya, Megawati Hangestri disebut lebih cocok gabung ke tim divisi utama, misalnya Fenerbahce.

Sayangnya pernyataan legenda voli Turki tersebut tak dapat dilacak kebenarannya.

Kabar yang ramai di media sosial tidak menyebutkan nama media Turki yang memuat pernyataan Neslihan Demir soal Megawati Hangestri sehingga belum tentu benar adanya.

Meski begitu, kedatangan Megawati Hangestri memang membuat heboh publik Turki.

Hal ini dianggap sebagai awal mula karir cemerlang Megawati Hangestri di level Eropa.

Bahkan kehadiran Megawati Hangestri diharapkan mampu membuka pintu bagi banyak pemain Indonesia lainnya untuk berkarir di Eropa dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akankah Megawati Hangestri mampu bersinar di Turki, sama seperti ketika ia membela Red Sparks di Korea?

(far)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Pemain naturalisasi ini tetap mendukung Belanda walaupun menikmati sejumlah tim unggulan di Piala Dunia 2026. 
Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemerintah Indonesia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam menjamin keselematan masyarakat dalam penanganan pasca bencana Aceh.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Intitusi Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai semakin humanis dalam mengawal rentetan aksi unjuk rasa yang terjadi disejumlah wilayah belakangan waktu ini.
Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Model sekaligus mantan staf ahli anggota DPR RI Heri Gunawan, Fitri Assiddikki (FA) kembali mangkir dari pemanggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bahwa kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai tidak akan berhenti pada tujuh tersangka.
Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Sleman
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Belasan wisatawan dari berbagai kota di Indonesia manfaatkan waktu libur mereka merasakan Forest Wellness Experience di DeLoano Glamping, 13 hingga 14 Juni 2026
Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Intitusi Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai semakin humanis dalam mengawal rentetan aksi unjuk rasa yang terjadi disejumlah wilayah belakangan waktu ini.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT