News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Kok Bisa Rumah Ini Selamat dari Banjir Bandang Nepal? Ternyata Ini Rahasianya

Rumah hijau di Nepal viral setelah selamat dari terjangan banjir bandang. Struktur beton bertulang dan posisi bangunan diduga menjadi kunci ketahanan
Selasa, 1 September 2026 - 18:13 WIB
Viral, Kok Bisa Rumah Ini Selamat dari Banjir Bandang Nepal? Ternyata Ini Rahasianya
Sumber :
  • Tangkapan layar X @arcpresentation

Dengan kata lain, kemampuan rumah tersebut bertahan tidak hanya ditentukan oleh material yang digunakan, tetapi juga bagaimana seluruh komponen bangunan bekerja sebagai satu kesatuan.

Posisi Rumah Juga Jadi Faktor Penentu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain konstruksi, lokasi rumah ternyata ikut menentukan keselamatannya. Sebagaimana dilansir Indian Express, Senin (31/8/2026), rumah tersebut tidak berada tepat di jalur utama aliran material banjir.

Dalam fenomena banjir bandang yang membawa puing atau debris flow, material paling berat seperti batu besar cenderung bergerak mengikuti bagian terdalam dari saluran aliran. Rumah hijau itu berada sedikit menjauh dari jalur tersebut dan berdiri di permukaan yang relatif lebih tinggi.

Bentuk bangunannya yang cukup ringkas juga membantu memecah aliran air dan lumpur ke sisi kanan serta kiri, sehingga energi hantaman tidak sepenuhnya terpusat pada bagian depan rumah.

Material lumpur yang kemudian menumpuk di sekitar bangunan bahkan disebut membantu membentuk semacam jalur atau tanjakan alami. Kondisi tersebut dapat mengarahkan aliran susulan agar menjauh dari struktur rumah.

Video mengenai rumah hijau itu pun menyebar luas dan disebut telah ditonton lebih dari tiga juta kali. Warganet ramai memberikan tanggapan, termasuk mengaitkannya dengan pentingnya konstruksi bangunan di kawasan rawan bencana.

"Orang bijak membangun rumahnya di atas batu, dan rumah di atas batu itu berdiri kokoh. Mengingatkan saya pada lagu lama ini," tulis salah satu pengguna.

"Mereka telah menggunakan semen dan besi beton di Guatemala selama berdekade-dekade karena gempa bumi," komentar pengguna lainnya.

Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa keselamatan sebuah bangunan ketika menghadapi bencana alam sangat dipengaruhi kombinasi desain struktur, kualitas konstruksi, kondisi tanah, serta posisi bangunan terhadap jalur bencana. 

Rumah hijau di Nepal menjadi contoh menarik bagaimana faktor-faktor tersebut dapat membuat perbedaan ketika alam menunjukkan kekuatannya. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral video CCTV anak diperlakukan kasar oleh orang tua di dalam lift, ini 5 dampak buruk sering memarahi anak.
Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polisi Jogo Sekolah akan berkolaborasi dengan masyarakat, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.
Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Absennya Jay Idzes akibat cedera membuat Sassuolo gagal menang dalam tiga laga Serie A. Media Italia menyoroti peran kapten Timnas Indonesia di lini belakang.
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Panas terik, angin kencang, dan banyaknya debu diduga turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.
Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman di darat terkendala karena sejumlah titik api berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan medannya sulit dijangkau.
Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Merespons adanya perpindahan konsumen BBM nonsubsidi ke subsidi, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah akan menambah kuota BBM Pertalite.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral