GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Ini Putusan Aneh, Luar Biasa dan di Luar Nalar" ujar Saldi Isra, Hakim Mahkamah Konstitusi

Perubahan sikap hakim Mahkamah Konstitusi secara kilat menjadi keheranan dua Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra dan Arief Hidayat. Salah satu pertanyaan yang diungkap Saldi dan Arief adalah perubahan sikap secara mendadak terkait kehadiran Anwar Usman dalam RPH. Pertanyaan itu muncul karena perubahan sikap MK sangat kentara dan sangat cepat.
Selasa, 17 Oktober 2023 - 05:57 WIB
Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman
Sumber :
  • Antara

Jakarta,tvOnenews.com-Perubahan sikap hakim Mahkamah Konstitusi secara kilat menjadi keheranan dua Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra dan Arief Hidayat

"Saya bingung dan benar-benar bingung untuk menentukan harus dari mana memulai pendapat berbeda (dissenting opinion) ini. Sebab, sejak menapakkan kaki sebagai Hakim Konstitusi di gedung Mahkamah ini pada 11 April 2017, atau sekitar enam setengah tahun yang lalu, baru kali ini saya mengalami peristiwa “aneh” yang “luar biasa” dan dapat dikatakan jauh dari batas penalaran yang wajar: Mahkamah berubah pendirian dan sikapnya hanya dalam sekelebat," papar Hakim Konstitusi Saldi Isra membacakan perbedaan pendapatnya dalam sidang di MK, Senin (16/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pertanyaan yang diungkap Saldi adalah perubahan sikap secara mendadak terkait kehadiran Anwar Usman dalam RPH. Pertanyaan itu muncul di benak Saldi Isra karena perubahan sikap MK sangat kentara. Menurut dia, MK juga pernah berubah pendirian dalam menyikapi sebuah permohonan.“Tetapi tidak pernah terjadi secepat ini, di mana perubahan terjadi dalam hitungan hari,” ujar Saldi.

Perubahan cepat bisa terjadi jika ada fakta penting di masyarakat, Saldi tak menemukan alasan terkait fakta penting tersebut. 

tvonenews


“Pertanyaannya, fakta penting apa yang telah berubah di tengah masyarakat sehingga Mahkamah mengubah pendiriannya dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29-51-55/PUU-XXI/2023 dengan amar menolak sehingga berubah menjadi amar mengabulkan dalam Putusan a quo?” tanya dia. Apalagi perubahan itu bukan hal yang minor, tapi mengubah 180 derazat putusan yang sebelumnya dari menolak menjadi mengabulkan sebagian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hakim Mahkamah Konstitusi lainnya, Arief Hidayat juga mengemukakan keheranan yang sama dengan Saldi Isra. Keberadaan Anwar Usman dalam RPH tanggal 19 September itu pun menjadi pertanyaan Arief Hidayat. Dalam RPH untuk 3 perkara tanpa Anwar Usman, permohonan ditolak. Namun, ketika Anwar Usman hadir, perkara dengan objek yang sama kemudian dikabulkan.


"Ketua malahan ikut membahas dan memutus kedua perkara a quo dan khusus untuk Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 diputus dengan amar “dikabulkan sebagian”. Sungguh tindakan yang menurut saya di luar nalar yang bisa diterima oleh penalaran yang wajar," ujar Arief Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asmara Terlarang, Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Pedagang Tempe Pacitan Ditetapkan Tersangka

Asmara Terlarang, Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Pedagang Tempe Pacitan Ditetapkan Tersangka

Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan berhasil mengungkap kasus penganiayaan berencana yang melibatkan bapak dan anak sebagai tersangka di Kecamatan Ngadirojo.
Daftar Terbaru Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi, John Herdman Tertarik Panggil ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Daftar Terbaru Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi, John Herdman Tertarik Panggil ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Empat pemain keturunan dikabarkan sudah didekati PSSI dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni jika prosesnya tuntas dengan tepat waktu.
Jawaban Jujur Pesulap Merah soal Bukti Dokumentasi Sarwendah Ritual di Gunung Kawi

Jawaban Jujur Pesulap Merah soal Bukti Dokumentasi Sarwendah Ritual di Gunung Kawi

Pesulap Merah akhirnya buka suara soal bukti dokumentasi Sarwendah ritual di Gunung Kawi. Ia mengaku tidak memiliki bukti apa pun terkait isu tersebut.
Pramono akan Tunaikan Haji, Perayaan Idul Adha dan Tugas Pemerintahan di Jakarta Sementara Dipimpin Wagub

Pramono akan Tunaikan Haji, Perayaan Idul Adha dan Tugas Pemerintahan di Jakarta Sementara Dipimpin Wagub

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan perayaan Idul Adha di ibu kota akan dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno.
Kabar Terkini Kondisi Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday Diungkap Media Ternama Italia

Kabar Terkini Kondisi Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday Diungkap Media Ternama Italia

Sebuah media ternama Italia mengungkap kabar terkini kondisi Jay Idzes. Sang kapten Timnas Indonesia berada dalam kondisi meragukan menjelang FIFA Matchday Juni 2026.
Prabowo Bilang Banyak Negara Kaya Minta Bantuan ke Indonesia: Kita Harus Lebih Percaya Diri

Prabowo Bilang Banyak Negara Kaya Minta Bantuan ke Indonesia: Kita Harus Lebih Percaya Diri

Kepala Negara mengungkapkan dirinya sangat dihormati ketika melakukan kunjungan ke luar negeri. Bahkan, lanjut dia, negara-negara maju seperti Australia hingga Brazil banyak meminta bantuan Indonesia.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral